Review-Zotac Zbox Nano XS AD11 Plus: PC Komplit Seukuran Telapak Tangan
BIOS

Zbox Nano XS AD11 Plus menggunakan BIOS UEFI yang memungkinkan pengguna memakai mouse untuk keperluan navigasi antar menu. Tampilan BIOS nya sendiri cukup mirip dengan yang terdapat pada saudaranya, Zbox Nano, dengan sediki perbedaan pada gambar di latar belakang. Parameter setting yang tersedia cukup sedikit dengan hanya beberapa opsi standar, tanpa kemungkinan advanced tweaking. Sayangnya, tidak ada pilihan untuk mengatur besar shared memory yang dialokasikan untuk GPU terintegrasi, yang sudah dipatok pada angka 384 MB.
Kinerja
Nah, sekarang tiba saatnya melihat seberapa kencang mini PC bikinan Zotac ini dapat berlari. Untuk keperluan pengujian, digunakan Windows 7 64 –bit Ultimate. Driver untuk graphics dan southbridge yang terpasang adalah Catalyst versi 12.4.
Zbox Nano XS AD11 Plus memiliki prosesor AMD E-450 dengan grafis terintegrasi Radeon HD 6320. RAM DDR3 sebesar 2 GB dan sebuah SSD mSATA-II berkapasitas 64 GB melengkapi daftar hardware yang tertanam di dalamnya. Berikut screenshot CPU-Z dan GPU-Z dari Zbox Nano XS AD11 Plus:


SysMark 2007

Di sini dapat dilihat gambaran kinerja Zbox Nano XS AD11 dibandingkan dengan sistem-sistem (mobile) lainnya. Sayangnya, seperti yang terlihat pada grafik di bawah, penggunaan SSD yang tergolong cukup kencang pada mini PC ini ternyata tak membantu menaikkan kinerja. Hal tersebut mungkin diakibatkan oleh bottleneck kinerja prosesor yang membuatnya mentok di angka 60-an point pada SysMark.
Walaupun begitu, perlu dicatat bahwa kinerja Zbox Nano XS AD11 masih termasuk memadai untuk penggunaan office dan multimedia. Performa prosesor AMD E-450 pada PC mungil ini masih sedikit lebih baik dibandingkan semua seri prosesor Atom dan beberapa varian prosesor AMD yang tergolong kelas low-end mobile.

Video Transcoding

Software video encoding Media Espresso versi terbaru telah mendukung AMD APU sehingga pengguna prosesor merk tersebut bisa memanfaatkan akselerasi GPU untuk mempersingkat proses encoding video. GPU Radeon HD 6320 yang tertanam pada proseor AMD E-450 milik Zbox Nano XS AD11 Plus ternyata mampu memotong waktu proses dengan cukup signifikan. Pengguna pun tak perlu menunggu lama ketika ingin meng-convert video.
3DMark 2006

GPU Radeon HD 6320 pada Zbox Nano XS AD11 Plus, sayangnya, hanya sedikit lebih cepat dari HD 6310 yang tertanam dalam prosesor AMD E-350 yang digunakan pendahulunya, Zbox Nano. Dengan skor akhir sebesar 2405 poin, PC mini ini masih belum memadai untuk digunakan bermain game. Jagat Review pun sempat mencoba menjalankan Star Craft 2 dengan setting detail grafis dan resolusi paling rendah, tapi frame rate yang didapat memang masih jauh dari memuaskan.
Crystal Disk Mark


Tak lengkap rasanya untuk menggenapkan test kinerja tanpa menguji kecepatan transfer data dari SSD 64 GB pada Zbox Nano XS AD11 Plus. Untuk itu, digunakan software Crystal Disk Mark. Seperti terlihat pada dua grafik di atas, SSD Kingston mSATA-II ternyata memiliki performa yang cukup meyakinkan, dengan kecepatan baca hampir 250 MB per detik serta kecepatan tulis sekitar 150 MB per detik.
Konsumsi Daya

Sesuai dengan ukuran fisiknya yang mungil, Zbox Nano XS AD11 Plus pun sangat hemat dalam urusan pemakaian listrik. PC mini ini hanya mengonsumsi daya sekitar 13 watt pada kondisi idle. Saat full load, angka tersebut naik menjadi 28 watt yang masih terhitung sangat kecil untuk ukuran sebuah komputer desktop lengkap.














