Review-Zotac Zbox Nano XS AD11 Plus: PC Komplit Seukuran Telapak Tangan

Reading time:
May 8, 2012

BIOS

Zbox Nano XS AD11 Plus menggunakan BIOS UEFI yang memungkinkan pengguna memakai mouse untuk keperluan navigasi antar menu. Tampilan BIOS nya sendiri cukup mirip dengan yang terdapat pada saudaranya, Zbox Nano, dengan sediki perbedaan pada gambar di latar belakang. Parameter setting yang tersedia cukup sedikit dengan hanya beberapa opsi standar, tanpa kemungkinan advanced tweaking. Sayangnya, tidak ada pilihan untuk mengatur besar shared memory yang dialokasikan untuk GPU terintegrasi, yang sudah dipatok pada angka 384 MB.

Kinerja

Nah, sekarang tiba saatnya melihat seberapa kencang mini PC bikinan Zotac ini dapat berlari. Untuk keperluan pengujian, digunakan Windows 7 64 –bit Ultimate. Driver untuk graphics dan southbridge yang terpasang adalah Catalyst versi 12.4.

Zbox Nano XS AD11 Plus memiliki prosesor AMD E-450 dengan grafis terintegrasi Radeon HD 6320. RAM DDR3 sebesar 2 GB dan sebuah SSD mSATA-II berkapasitas 64 GB melengkapi daftar hardware yang tertanam di dalamnya. Berikut screenshot CPU-Z dan GPU-Z dari Zbox Nano XS AD11 Plus:

Screenshot CPU-Z menunjukkan tipe prosesor
Screenshot GPU-Z menunjukkan spesifikasi integrated GPU pada prosesor AMD E-450

SysMark 2007

Di sini dapat dilihat gambaran kinerja Zbox Nano XS AD11 dibandingkan dengan sistem-sistem (mobile) lainnya. Sayangnya, seperti yang terlihat pada grafik di bawah, penggunaan SSD yang tergolong cukup kencang pada mini PC ini ternyata tak membantu menaikkan kinerja. Hal tersebut mungkin diakibatkan oleh bottleneck kinerja prosesor yang membuatnya mentok di angka 60-an point pada SysMark.

Walaupun begitu, perlu dicatat bahwa  kinerja  Zbox Nano XS AD11 masih termasuk memadai untuk penggunaan office dan multimedia. Performa prosesor AMD E-450 pada PC mungil ini masih sedikit lebih baik dibandingkan semua seri prosesor Atom dan beberapa varian prosesor AMD yang tergolong kelas low-end mobile.

Video Transcoding

Software video encoding Media Espresso versi terbaru telah mendukung AMD APU sehingga pengguna prosesor merk tersebut bisa memanfaatkan akselerasi GPU untuk mempersingkat proses encoding video. GPU Radeon HD 6320 yang tertanam pada proseor AMD E-450 milik Zbox Nano XS AD11 Plus ternyata mampu memotong waktu proses dengan  cukup signifikan. Pengguna pun tak perlu menunggu lama ketika ingin meng-convert video.

3DMark 2006

GPU Radeon HD 6320 pada Zbox Nano XS AD11 Plus, sayangnya, hanya sedikit lebih cepat dari HD 6310 yang tertanam dalam prosesor AMD E-350 yang digunakan pendahulunya, Zbox Nano. Dengan skor akhir sebesar 2405 poin, PC mini ini masih belum memadai untuk digunakan bermain game. Jagat Review pun sempat mencoba menjalankan Star Craft 2 dengan setting detail grafis dan resolusi paling rendah, tapi frame rate yang didapat memang masih jauh dari memuaskan.

Crystal Disk Mark

Tak lengkap rasanya untuk menggenapkan test kinerja tanpa menguji kecepatan transfer data dari SSD 64 GB pada Zbox Nano XS AD11 Plus. Untuk itu, digunakan software Crystal Disk Mark. Seperti terlihat pada dua grafik di atas, SSD Kingston mSATA-II ternyata memiliki performa yang cukup meyakinkan, dengan kecepatan baca hampir 250 MB per detik serta kecepatan tulis sekitar 150 MB per detik.

Konsumsi Daya

Sesuai dengan ukuran fisiknya yang mungil, Zbox Nano XS AD11 Plus pun sangat hemat dalam urusan pemakaian listrik. PC mini ini hanya mengonsumsi daya sekitar 13 watt pada kondisi idle. Saat full load, angka tersebut naik menjadi 28 watt yang masih terhitung sangat kecil untuk ukuran sebuah komputer desktop lengkap.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…