Eindhoven University Kembangkan Teknologi Cat Mobil yang Dapat Membersihkan Diri Sendiri
Baretan merupakan salah satu musuh besar pemilik kendaraan. Menghindari kerusakan tersebut merupakan hal yang sulit, terutama jika Anda mengendarai mobil di tengah kepadatan lalu lintas secara rutin. Namun, sejumlah peneliti telah mengembangkan teknologi yang menjawab tantangan tersebut. Salah satunya adalah Nissan yang menghadirkan teknologi Scratch Shield untuk rangkaian mobil produksinya di masa depan dan sebuah case iPhone.
Musuh lain yang seringkali mengganggu adalah kebersihan. Sayangnya, tidak semua pemilik kendaraan memiliki waktu (atau mau menyempatkan diri) untuk membersihkan kendaraannya secara rutin. Untuk mengakomodasi kebiasaan tersebut, tim peneliti dari Eindhoven University of Technology, Belanda, mengembangkan lapisan cat mobil yang dapat menghilangkan goresan tipis dan membersihkan diri sendiri.

Teknologi tersebut menggabungkan kemampuan self-healing dan unsur water-resistant untuk menjaga keindahan tampilan mobil yang bersih. Lapisan tahan air yang disuguhkan dalam teknologi ini memungkinkan setiap tetes air yang jatuh di atas permukaan cat untuk mengalir, tanpa meninggalkan bekas tetesan atau kerak di tubuh mobil. Menariknya, aliran air yang mengenai mobil akan ikut membawa pergi debu-debu yang menempel di permukaan.
Pengaplikasian keuntungan yang disuguhkan teknologi besutan tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Catarina Esteves tersebut tidak terbatas untuk industri otomotif. Lapisan cat evolusioner itu nantinya dapat dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan jendela, panel surya, bahkan pesawat dan mengakomodasi kemalasan konsumen (?).















