Kaspersky Lab Temukan Ancaman Berbahaya bagi Mac OS X

Author
Deliusno
Reading time:
July 28, 2012

Kaspersky Lab beberapa waktu lalu menemukan sebuah ancaman baru bagi platform Mac OS X. Pada 27 Juni 2012, para peneliti di Kaspersky Lab berhasil mengintersepsi serangan terhadap Mac OS X yang menargetkan aktivis Uyghur. Serangan ini merupakan bagian dari kegiatan Advanced Persistent Threat (APT).

Kaspersky LOGO

Para peneliti menganalisa serangan ini dan menyimpulkan kalau aplikasi berbahaya tersebut adalah varian baru backdoor MaControl yang sebelumnya tidak terdeteksi, yang mendukung baik i386 maupun PowerPC Mac. Kaspersky menamakan jenis serangan ini sebagai Backdoor.OSX.MaControl.b.

Setelah berjalan, MaControl akan menginstal dirinya sendiri ke dalam Mac korban dan langsung terhubung ke server Command and Control (C&C) untuk menerima perintah. Program ini mengizinkan operator untuk membuat daftar file, memindahkan file, dan menjalankan perintah Mac yang terinfeksi sesuai dengan keinginannya. Kaspersky Lab mengindentifikasi kalau server tersebut terletak di China.

“Komputer Mac selain populer secara global, juga populer di antara orang-orang high-profile yang memilih menggunakan Mac OS X karena mereka percaya lebih aman,” ujar Costin Raiu, Director of Global Research & Analysis Kaspersky Lab. “Namun, kami percaya seiring meningkatnya penggunaanMac OS X, serangan melalui infeksi massal maupun target khusus juga berkembang. Para penyerang akan terus memperbarui dan meningkatkan metode mereka dalam menggabungkan eksploitasi dan teknik rekayasa sosial untuk mencoba menginfeksi korban. Seperti malware pada PC, kombinasi ini merupakan cara yang paling efektif dan para penjahat cyber akan terus menantang keamanan pengguna Mac OS X, baik secara teknis maupun psikologis.”

Ini bukan pertama kalinya Kaspersky Lab mengidentifikasi penyerangan APT yang menarget pengguna Mac OS X. Pada April 2012, para peneliti Kaspersky Lab mengeluarkan informasi mengenai kegiatan aktif APT, SabPub, yang menyerang platform Mac OS X dengan mengeksploitasi kerentanan MS Office. Begitu Trojan backdoor menginfeksi komputer korban, ia bisa mengambil screenshot darikegiatan pengguna saat itu dan mengeksekusi perintah pada komputer yang terinfeksi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…