MSI Afterburner 2.2.3 Dengan Dukungan MSI GTX 680 Lightning Resmi Dirilis

LogoAfterburner

Versi terbaru dari software utiliti overclocking VGA Card andalan MSI yakni MSI Afterburner baru saja dirilis. Pada versi 2.2.3 ini ada beberapa update yang mereka berikan, ini adalah daftar lengkapnya, sesuai yang tertera pada website MSI Afterburner :

  • Revised I2C access API for NVIDIA 301.xx and newer display drivers
  • Added core, memory and auxiliary PEXVDD voltage control for custom design MSI N680GTX Lightning series graphics cards with CHL8318+uP6262 voltage regulators
  • Added memory and VRM temperature monitoring for custom design MSI N680GTX Lightning series graphics cards with NCT7718W thermal sensors
  • Added core, memory and auxiliary PEXVDD voltage control for custom design MSI N670GTX Power Edition series graphics cards with uP6262 voltage regulators

Terlihat dari list diatas, perubahan utama pada MSI Afterburner versi baru ini adalah dukungan triple-overvoltage untuk MSI GTX 680 Lightning, dan juga MSI GTX 670 Power Edition.

GTX680Lightning 01

Pada saat kami melakukan preview singkat pada GTX 680 Lightning beberapa hari lalu, kami tidak memiliki tool untuk menambah tegangan pada GPU-nya. Namun dengan dirilisnya MSI Afterburner versi 2.2.3 ini, fitur triple-overvoltage dari GTX 680 Lightning bisa kami manfaatkan, seperti yang terlihat di bawah ini : *klik untuk memperbesar*

Afterburner223s
Tampilan Triple-overvoltage GTX 680 Lightning pada MSI Afterburner 2.2.3

Dengan bantuan tool MSI Afterburner 2.2.3, kami memiliki opsi untuk meningkatkan :

  • Voltage GPU ,sebesar +100mV (0.1 V)
  • Voltage Memory Video, sebesar +100mV (0.1V)
  • Voltage Auxillary PEXVDD(AUX), sebesar +50mV (0.05V)
* Catatan : Triple-Overvoltage ini hanya berlaku pada VGA MSI yang mensupportnya, dalam kasus ini MSI GTX 680 Lightning dan MSI GTX 670 Power Edition.

Range dari peningkatan voltage yang diberikan disini memang agak kecil, misalnya saja GPU Voltage yang ‘hanya’ bisa ditingkatkan 0.1V dari nilai defaultnya. Namun untuk pemakaian sehari-hari, kami rasa nilai +100mV ini sudah cukup memadai, walau kami yakin ada beberapa golongan user yang merasa bahwa tambahan voltase ini masih kurang.

Ada beberapa rumor yang beredar di internet yang mengatakan bahwa limit voltase yang ‘rendah’ ini sebenarnya diminta oleh pihak nVIDIA, yang tidak menginginkan penggunaan voltase yang berlebihan pada GPU GTX680-nya. Meskipun hal ini tidak bisa kami konfirmasi kebenarannya, tapi kami sebagai overclocker bisa mengerti bahwa siapapun penegas limitasi ini (MSI ataupun nVIDIA) tentunya ingin menjaga hardware-nya tetap overclockable, namun masih berjalan dalam batas aman, sehingga limitasi penambahan voltase yang ‘hanya’ 0.1V harusnya bisa dimaklumi.

Oh ya, ketika kami mencoba Afterburner ini, kami sempat melakukan uji overclock singkat dengan GPU GTX 680 kami, dan berkat penambahan voltase yang diberikan oleh MSI Afterburner 2.2.3,  kami mampu melewati 3DMark11 Game Test 1 pada clock 1400Mhz , dengan stock fan berjalan pada 100%. Bisa dilihat di bawah ini :* klik untuk memperbesar*

Teaser1400ss

 Catatan : GPU Clock 1400Mhz ini sendiri masih belum stabil sepenuhnya pada semua aplikasi, namun ada kemungkinan bila kami bisa memberikan tegangan lebih dan menjaga suhu tetap rendah, kami bisa menyelesaikan beberapa benchmark di clock 1400Mhz ini.

 

 download

Bagi anda yang berminat mencoba tool ini, anda bisa men-download MSI Afterburner 2.2.3 pada link berikut : http://event.msi.com/vga/afterburner/download.htm

Selamat mencoba!

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 21, 2026 - 0

Studio Game Xbox Tak Kena Restrukturisasi Pasca Pergantian Pimpinan

Pimpinan Xbox menjawab kekhawatiran akan terjadinya PHK di studio game…
February 21, 2026 - 0

Xbox Mendadak Ganti Pimpinan, Phil Spencer Pensiun & Sarah Bond Keluar

Tampuk pimpinan tertinggi Xbox mendadak guncang, dengan pensiunnya CEO &…
February 21, 2026 - 0

Ubisoft Kembangkan 2 Game Far Cry & Beberapa Game Assassin’s Creed Baru

Pimpinan Ubisoft konfirmasi adanya pengembangan 2 game Far Cry baru…
February 21, 2026 - 0

PlayStation 5 Raih Penjualan Hardware Tertinggi di Amerika Per Januari 2026

Persaingan antara console PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 untuk…