Nokia Adakan Kompetisi Coding di Pantai Ancol

Apa kriteria dari sebuah ponsel atau smartphone hingga dapat dikatakan produk yang bagus? Mungkin sebagian besar dari Anda akan menjawab dari segi hardware. Memang hardware yang baik diperlukan untuk menunjang kinerja dari sebuah perangkat. Namun, apabila tidak didukung dengan software yang menarik, maka hardware tersebut akan menjadi sia-sia saja. Menyadari hal tersebut, Nokia terus berusaha untuk mengembangkan software-software baru. Sadar tidak bisa bekerja sendiri, Nokia terus menggandeng para developer untuk bekerja sama.
Ada banyak cara yang dilakukan oleh Nokia dalam menggandeng developer. Di Indonesia sendiri, Nokia sudah mengadakan beberapa kompetisi untuk menarik para developer. Salah satu kompetisi yang sudah berjalan beberapa waktu lalu adalah Coding on the Beach. Bekerja sama dengan Taman Impian Jaya Ancol dan Agate Studio, Nokia menantang para developer lokal untuk membuat aplikasi game mobile bertemakan Ancol. Aplikasi yang terpilih akan tersedia di Nokia Store dan Windows Marketplace.
Acara Coding on the beach adalah acara kompetisi coding pertama yang diadakan di pantai. Kompetisi ini terbukti mampu menarik para developer karena diikuti oleh sekitar 150 peserta, dengan menghasilkan lebih dari 50 aplikasi.
Dari 17 tim yang berpartisipasi, 10 tim terpilih untuk mempresentasikan aplikasi mobile game mereka kepada para juri. Setelah melalui proses penjurian, 3 aplikasi telah terpilih sebagai pemenang. Ketiga aplikasi tersebut hadir dari pengembang lokal Own Games, Chocoarts, dan Studio Independent.















