Review Corsair Obsidian 550D: Casing Seri Obsidian Termurah
Pengujian
Pengujian kali ini, kami menggunakan hardware-hardware berikut yang akan dirakitkan di casing Corsair Obsidian 550D ini.
- PSU: Corsair HX1050 Watt
- Motherboard: Gigabyte 990FXA-UD7
- Prosesor: AMD FX-8150
- Memori: Corsair Vengeance 1866 Cl9 8GB kit Dual Channel.
- VGA Card: Nvidia GTX 570
- Storage: WD Velociraptor 300 GB 10000 RPM

Hard disk yang sudah terpasang pada bracket storage. Bracket storage ini menggunakan bahan plastik yang cukup elastis sehingga proses pemasangan hard disk ke bracket ini terasa lebih mudah dan praktis.

Casing Corsair Obsidian 550D yang sudah dirakit dengan komponen-komponen PC. Terlihat masih terdapat ruangan yang cukup lega dalam casing ini.

Sistem cable-management dari Corsair Obsidian 550D.

Bagian belakang dari Casing Corsair Obsidian 550D yang sudah dirakit.

Hasil Pengujian
Desain casing yang sederhana dan simple
Casing ini memiliki desain yang sederhana dan simple, tetapi tetap hadir dengan kesan elegan, dimana pada bagian depan casing ini dilengkapi dengan finishing lapisan aluminium yang memberikan sedikit kesan mewah pada casing ini. Tapi cukup disayangkan pada bagian penutup ventilasi atas dan sidepanel kiri terbuat dari plastik, membuat casing ini terlihat sedikit plasticky.
Fitur “Sound Isolation” untuk konsep PC Silent.
Casing ini dilengkapi dengan fitur “Sound Isolation”. Pada bagian dalam casing ini hampir seluruhnya dilapisi dengan busa-busa peredam suara. Dengan fitur ini, suara-suara bising yang ditimbulkan dari turbulansi fan pendingin pun dapat diredam sehingga ketika PC ini dinyalakan hampir tidak mengeluarkan suara sama sekali. Anda hanya dapat mengetahui PC ini sudah hidup dengan melihat lampu LED yang menyala.
Memiliki ruangan storage yang flesibel.
Casing Corsair ini memiliki desain ruang storage yang mampu menampung 6 unit hard disk/SSD yang terdiri dari 2 unit bracket storage yang masing masing mampu menampung 3 unit storage. Kedua bracket storage ini dapat dilepas dan dipasang sesuai dengan kebutuhan. Ketika storage hard disk/SSD masih berjumlah 3 unit atau kurang, user dapat melepaskan 1 bracket storage yang masih belum terpakai. Dengan melepaskan 1 bracket storage yang belum terpakai ini akan mempermudah aliran udara airflow yang mengalir dari bagian depan casing ini.
Konfiguritas casing yang fleksibel
Casing ini memberikan fleksibelitas bagi para gamer. Gamer dapat mengonfigurasikan perangkat ini menjadi casing silent-PC gaming ataupun menjadi casing gaming dengan airflow yang baik.
Casing Corsair Obsidian ini memang didesain sebagai casing silent PC. Biasanya casing silent-PC ini memiliki kelemahan, airflow yang lebih buruk dibandingkan casing biasanya, karena ventilasi udara yang digunakan sangat terbatas. Akan tetapi dengan desain casing ini, user masih dapat meningkatkan aliran udara dengan cara membuka ventilasi udara tambahan pada bagian atas dan side panel kiri. Hal ini dapat mengurangi kemampuan meredam suara casing ini.
Kesimpulan
Casing Corsair Obsidian 550D ini merupakan casing yang cocok bagi gamer yang ingin membangun sebuah sistem PC yang silent/sunyi, tetapi juga masih berpikir untuk melakukan Overclocking pada sistem PC. Dengan fleksibilitas casing ini, gamer dapat membuka ventilasi udara tambahan untuk mendapat aliran udara yang lebih baik ketika melakukan overclocking dan menutupnya kembali ketika sistem sudah berjalan dalam keadaan normal.
Casing Corsair Obsidian 550D ini memang casing kelas Obsidian termurah dari Corsair, akan tetapi tetap saja untuk sebuah casing MID-Tower seharga Rp 1,45 jutaan masih terasa cukup Over-price. Casing ini mungkin akan lebih menarik jika harganya berkisar 1 jutaan rupiah.
Kelebihan:
- Fitur “Sound Isolation” yang mampu meredam suara dengan baik
- Fitur-fitur yang fleksibelitas tinggi dimana dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan
- Desain sederhana dan elegan
Kekurangan:
- Harga masih tergolong Over-price untuk sebuah casing MID-Tower
Distributor: PT.DTG
Harga : +- Rp 1.450.000,- (kisaran harga)











