Nokia Akhirnya Melepaskan Kepemilikan Qt
Nokia akhirnya memutuskan untuk melepaskan kepemilikan atas framework aplikasi multi-platform Qt. Perusahaan tersebut secara resmi melepaskan seluruh hak kepemilikan mereka atas framework aplikasi tersebut ke Digia, perusahaan software yang seperti Nokia, juga berasal dari Finlandia.

Kedua perusahaan tersebut, Nokia dan Digia, tidak menyebutkan secara pasti nilai tukar yang harus dikeluarkan oleh Digia untuk mengambil alih Qt dari tangan Nokia. Namun, dari pihak Nokia, sebagai bagian dari pelepasan kepemilikan atas Qt tersebut, mereka juga akan mentransfer kurang lebih 125 karyawan mereka yang selama ini terlibat dalam pengembangan framework aplikasi tersebut ke Digia.
Setelah mendapatkan hak penuh atas Qt, Digia langsung bergerak cepat dengan mengumumkan beberapa hal terkait framework aplikasi tersebut. Pertama, mereka akan berupaya memperluas dukungan Qt terhadap platform-platform aplikasi yang ada saat ini. Bila saat ini Qt hanya bisa digunakan di platform Windows, Linux, Mac, dan Symbian, kedepannya mereka akan menghadirkan dukungan untuk Android dan iOS. Selain itu, mereka juga akan berupaya untuk menepati jadwal peluncuran versi terbaru framework aplikasi tersebut, yaitu versi 5, yang sejak awal dijadwalkan di bulan September 2012 mendatang.
Bagi Digia sendiri, Qt sebenarnya bukan mainan baru mereka. Sebelumnya, di tahun 2011 yang lalu, tepatnya di Maret 2011, mereka telah membeli lisensi komersial untuk Qt dari Nokia. Sejak pembelian tersebut, mereka berhasil mengembangkan bisnis Qt dan mereka memprediksikan bahwa di tahun 2012 ini, Qt akan mulai mendatangkan keuntungan. Hal tersebut tampaknya menjadi dasar kuat mengapa perusahaan tersebut akhirnya mengambil alih Qt secara keseluruhan dari Nokia.













