Review Z77A-GD80: Motherboard Thunderbolt Pertama Dari MSI
The Board

MSI kembali mengusung color scheme biru-hitam yang merupakan ciri khas mereka. Mesti terlihat sepele, pemilihan warna tidak hanya untuk kepentingan estetis, tetapi faktor ini juga penting untuk memberikan kemudahan pada pengguna. Perbedaan warna pada bagian tertentu motherboard memudahkan pengguna awam untuk mengkonfigurasi sistem tanpa harus beralih membuka buku panduan. Tentunya pertimbangan inilah mendasari keputusan MSI tetap menggunakan color scheme diatas.

Secara layout, motherboard ini terlihat cukup padat. Tak banyak ruang kosong terlihat karena hampir semua tempat dipakai untuk berbagai macam komponen yang masing-masing memiliki fungsi sangat penting bagi kinerja produk ini.
Backpanel

Beginilah tampilan sisi belakang MSI Z77A-G80
Port yang disediakan:
- 1x PS/2 Keyboard Mouse Combo
- 1x HDMI Port
- 1x D-Sub (VGA) Port
- 4x USB 2.0/1.1 Ports
- 2x USB 3.0/2.0 Ports
- 1x Thunderbolt Port
- 1x Clear CMOS Button
- 1 x RJ-45 Port (LAN)
- 6x audio jacks
- 1x Optical S/PDIF Out Connector
- 1x Coaxial S/PDIF Out Connector
Konektor I/O yang tersedia tergolong cukup lengkap. Selain 4 konektor USB 2.0, tersedia pula dua buah konektor USB 3.0 yang terhubung dengan chipset Z77.

Port inilah yang membedakan motherboard ini dengan produk MSI lainnya. Hanya Z77A-GD80 yang memiliki koneksi Thunderbolt. Selain berfungsi untuk mengkoneksikan storage, port ini juga bisa berfungsi sebagai koneksi display untuk Mini Display Port (DP).
PCI Express/PCI Slot

Board ini menyediakan tiga buah slot PCI-Express yang memungkinkan penggunaan konfigurasi dual graphics card pada motherboard ini. Untuk menghubungkan card tambahan lainnya tersedia pula empat buah slot PCI-Express x1.
Total PCIe slot yang dimilikinya:
- 3x Slot PCI-Express x16
- 4x Slot PCI-Express x1

Untuk dapat menggunakan slot PCI-Express x16 yang ketiga, Anda harus menggunakan processor Intel Core i Series generasi ke 3 atau lebih populer dikenal sebagai Ivy Bridge.
SATA

Board ini menyediakan 8 port SATA: 4 port SATA II (Hitam) dan 2 port SATA III (Putih) yang menggunakan koneksi bawaab dari PCH Z77. Dua port lainnya merupakan port SATA III yang disediakan via chipset ASM 1061.
Header Dan Onboard Button

Header yang disediakan board ini terbilang cukup lengkap. Untuk urusan header USB 2.0, board ini memberikan jumlah yang cukup berlimpah yaitu tiga buah. Selain itu tersedia pula sebuah header Firewire untuk mengkoneksikan peripheral yang menggunakan koneksi tersebut.

Butuh lebih banyak USB 3.0? Board ini menyediakan sebuah header lain yang terletak diantara deretan port SATA dan slot daya utama.

Bagi para power-user atau overclocker yang gemar menguji sistemnya tanpa menggunakan casing, MSI memberikan tombol POWER dan RESET di motherboardnya. Tombol lain yang disertakan pada board ini adalah tombol OC-Genie II dimana Anda bisa meningkatkan performa prosesor Intel K-Series Anda secara mudah dengan hanya menekan tombol ini.
Saat OC-Genie aktif di sistem kami yang menggunakan CPU Ivy Bridge K-Series, maka secara otomatis motherboard akan men-setting CPU pada kecepatan 4.2Ghz, dan men-setting memori untuk berjalan pada profil XMPnya. Perubahan tegangan saat fitur OC Genie ini diaktifkan cukup minimal, kami mendapati tegangan CPU kami hanya meningkat sekitar 50 -s/d 75 mV, dan itu sudah lebih dari cukup untuk menjalankan CPU kami pada kecepatan 4.2Ghz dengan stabil.

Board ini menyediakan switch tersendiri untuk memilih BIOS yang aktif. Anda diberikan kebebasan untuk memilih BIOS yang aktif, tidak seperti sebelumnya dimana BIOS kedua hanya merupakan cadangan untuk BIOS utama dan hanya aktif ketika BIOS utama mengalami kegagalan.

POST Code Reader juga tersedia untuk memudahkan troubleshooting pada saat terjadi kegagalan booting.

Motherboard ini juga menyediakan voltage check points (atau MSI menyebutnya V-Check Measure Points) untuk memudahkan pengukuran voltase secara real-time.














