Twitter Bergabung dengan Linux Foundation
Linux Foundation, organisasi non-profit yang berada di balik pengembangan Linux, akan segera mendapat tambahan anggota baru. Salah satu perusahaan yang kabarnya akan bergabung ke organisasi tersebut adalah raksasa media sosial yang popularitasnya meningkat cukup drastis dalam waktu beberapa tahun terakhir ini, Twitter.

Twitter, sebagai perusahaan yang banyak bergantung pada produk Linux dalam menjalankan bisnis utamanya merasa bahwa mereka perlu membantu mengembangkan sistem operasi tersebut. Menurut Chris Aniszczyk, salah satu petinggi di bidang open source dari Twitter, Twitter sangat bergantung pada server berbasis Linux untuk menangani sekitar 400 juta Tweet per hari yang dikirimkan oleh kurang lebih 140 juta pengguna aktif media sosial tersebut. Oleh karena itu, mereka sepakat untuk menyumbangkan sebagian dari keuntungan mereka untuk membantu pengembangan Linux. Twitter akan tercatat sebagai Silver Member yang berarti mereka akan menyumbangkan dana antara US$ 5.000 hingga US@ 20.000 setiap tahunnya untuk Linux Foundation.
Selain Twitter, Linux Foundation juga akan mendapatkan anggota baru dengan bergabungnya dua perusahaan lain, yaitu Inktank dan Servergy. Inktank merupakan perusahaan penyedia jasa storage berbasis open sourve. Sedangkan Servergy merupakan perusahaan produsen perangkat pendukung data-center berkemampuan tinggi. Bersama dengan Twitter, pengumuman resmi berbagungnya kedua perusahaan tersebut ke Linux Foundation akan dilakukan dalam minggu ini.
Linux Foundation sendiri dibentuk pada tahun 2007 yang lalu sebagai penggabungan dari Open Source Development Labs dan Free Standards Group. Kurang lebih sebanyak 100 perusahaan telah bergabung ke dalam organisasi tersebut untuk membantu menjalankan misi mempromosikan, melindungi, dan mengembangkan Linux. Beberapa perusahaan besar di bidang IT yang tercatat sebagai anggota dari Linux Foundation adalah Intel, AMD, IBM, Qualcomm, Oracle, serta beberapa perusahaan besar lain yang namanya tidak akan terasa asing di telinga pemerhati dunia IT. Masuknya Twitter beserta dua perusahaan lain tersebut, Inktank dan Servergy, tentu saja semakin memperkuat lini pendukung Linux tersebut.













