Diduga Memata-Matai, Huawei dan ZTE Diinvestigasi Pemerintah Amerika Serikat

Reading time:
October 12, 2012
espionage

Komite Intel DPR Amerika Serikat (US House of Representatives’ Intelligence Committee) mempublikasikan laporan yang menjatuhkan kredibilitas dua perusahaan telekomunikasi Cina, Huawei Technologies dan ZTE Corp. Laporan ini dipublikasi Selasa, 8 Oktober, dan, jika disingkat, secara idak langsung menuduh kedua perusahaan itu akan espionase.

Satu bagian laporan menyatakan, “Cina memiliki kemampuan, kesempatan, dan motif untuk memanfaatkan perusahaan telekomunikasi sebagai perangkat espionase.”

huawei black 635

Meskipun tidak memberikan bukti tindakan kriminal, laporan itu menyatakan bahwa Komite Intel telah menerima banyak laporan bahwa Huawei dan ZTE telah melanggar hukum. Laporan itu mengkritik betapa dalamnya kerja sama badan pemerintahan Amerika dengan kedua perusahaan Cina tersebut. Laporan Komite Intel itu juga mengkritik betapa tidak kooperatifnya Huawei dan ZTE saat diinvestigasi.

Karena ini, Komite Intel menyarankan badan pemerintah Amerika Serikat untuk mewaspadai dan membatasi, bahkan menghentikan, hubungan bisnis dengan Huawei dan ZTE.

Perwakilan Huawei, William Plummer, melayangkan pernyataan kepada Reuters, “Tuduhan ini tidak beralasan dan secara langsung mengancam tenaga kerja Amerika.”

ZTE belum memberikan komentar atas laporan Komite ini, dan pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan melanjutkan investigasi lebih mendalam.

Klik di sini untuk membaca laporan Komite Intel atas Huawei dan ZTE. (PDF)

UPDATE (15/10/12): Menurut Electronista.com, investigasi terhadap ZTE dimulai karena ditemukannya hardware backdoor exploit pada salah satu tipe ponsel ZTE yang dipasarkan di Amerika Serikat dan Eropa. Backdoor exploit ini dapat dimanfaatkan siapapun yang memiliki password khusus untuk mengambil alih kendali ponsel. ZTE sendiri mengklaim bahwa hardware itu digunakan untuk mengirim update firmware, sementara ahli keamanan bersikeras bahwa banyak cara lain yang lebih baik untuk mengupdate firmware.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 21, 2026 - 0

Studio Game Xbox Tak Kena Restrukturisasi Pasca Pergantian Pimpinan

Pimpinan Xbox menjawab kekhawatiran akan terjadinya PHK di studio game…
February 21, 2026 - 0

Xbox Mendadak Ganti Pimpinan, Phil Spencer Pensiun & Sarah Bond Keluar

Tampuk pimpinan tertinggi Xbox mendadak guncang, dengan pensiunnya CEO &…
February 21, 2026 - 0

Ubisoft Kembangkan 2 Game Far Cry & Beberapa Game Assassin’s Creed Baru

Pimpinan Ubisoft konfirmasi adanya pengembangan 2 game Far Cry baru…
February 21, 2026 - 0

PlayStation 5 Raih Penjualan Hardware Tertinggi di Amerika Per Januari 2026

Persaingan antara console PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 untuk…