Kim Dotcom Berencana Bangun Internet Kabel Amerika Serikat – Zew Zealand Senilai US$ 330 Juta

Author
Cerira
Reading time:
November 10, 2012

Setelah tersandung kasus Megaupload, Kim Dotcom ternyata menyimpan banyak rencana. Selain berencana membuat website upload-download yang “legal”, Kim juga memiliki rencana besar untuk membangun sebuah jaringan Internet kabel optik bawah laut yang menghubungkan Amerika Serikat dan New Zealand. Nilainya tak main-main karena proyek tersebut akan menelan biaya sebesar $330 Juta.

dotcom boss megaupload kim.n

Rencana besar Kim tersebut diungkapkan Kim sendiri kepada New Zealand Herald dimana dia berencana menghidupkan kembali proyek Internet melalui serat kabel optik di Lautan Pasifik sehingga bisa menghadirkan Internet yang lebih cepat dan lebih murah untuk penduduk yang tinggal di Amerika Serikat dan New Zealand.  Proyek raksasa tersebut tentu saja membutuhkan dana yang tak sedikit.

Pria 38 tahun tersebut mengungkapkan bahwa untuk menghadirkan layanan Internet tersebut, dibutuhkan dana sebesar $330 juta yang disebutkan akan didanai dari perusahaan barunya yang bernama Mega yang diumumkan eksistensinya beberapa hari yang lalu, dana dari beberapa investor, serta ditambah dengan uang hasil tuntutan Kim yang akan diajukan ke studio Hollywood dan pemerintah Amerika. Kepada NZ Herald, Kim tidak menyebutkan bahwa Internet tersebut akan hadir gratis seperti yang pernah digembar-gemborkan sebelumnya, namun Kim menjanjikan bahwa Internet yang dihadirkan akan secara signifikan menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah. Akses ke serat kabel tersebut akan berlaku gratis untuk ISP, dimana instansi pemerintah dan tujuan bisnis akan dikenakan biaya premium.

Untuk saat ini kita tunggu saja, apakah yang diungkapkan oleh Kim tersebut memang akan menjadi kenyataan atau hanya sekedar isu saja karena banyak pihak yang meragukan rencana tersebut dan menganggapnya sebagai fantasi Kim belaka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…