LG Naikkan Harga Nexus 4 Dua Kali Lipat Dari Harga Play Store?

Reading time:
November 7, 2012

Google baru saja merilis varian Smartphone Nexus terbarunya beberapa hari yang lalu yaitu Google Nexus 4. Kabar gembiranya, resep dan kunci keberhasilan dari hardware Google sebelumnya yaitu tablet Nexus 7 masih digunakan pada smartphone-nya yang satu ini, yaitu penggunaan spesifikasi yang sangat mewah dan canggih dengan Quad Core Krait (Qualcomm) namun dibanderol dengan harga layaknya smartphone kelas menengah saja, mulai dari US$ 299.

Diketahui bahwa pada smartphone Nexus generasi terbaru ini, Google bekerja sama dengan LG sebagai vendor yang memang diakui sangat ahli dalam menghadirkan smartphone dengan spesifikasi hardware berkelas, namun dilain sisi perusahaan yang satu ini juga sangat buruk dalam memberikan update support software-nya yang membuat para penggunanya sangat frustasi dan enggan untuk melirik kembali pada merek yang satu ini karena kekecewaannya. Tetapi dengan keputusan Google untuk menggunakan OEM LG (Optimus G) pada smartphone Nexus-nya kali ini bisa dibilang merupakan kolaborasi yang sangat sempurna, LG menyediakan “The Best” hardware in the market, dan Google melengkapinya dengan support software (OS) yang tentunya sangat terjamin.

Kabar buruknya, LG nampaknya tidak terlalu setuju dengan price range yang diberikan Google untuk Nexus 4-nya dengan harga mulai US$299 saja. Bagi para pengguna yang masih masuk dalam jangkauan Google Play Store mungkin tidak akan terlalu merasakan dampaknya, namun diluar kawasan tersebut nampaknya calon pengguna Nexus 4 hanya bisa “gigit jari” jika mendambakan smartphone tersebut dengan harga yang ditetapkan Google, karena nampaknya LG memiliki kewenangan untuk menetapkan harga smartphone buatannya tersebut diluar dari Google Play Store.

Seperti yang dikabarkan Fudzilla bahwa pada beberapa bagian Eropa, LG memberikan MSRP sebesar €599 untuk sebuah Nexus 4 yang berarti harga ini sekitar dua kali lipat lebih mahal dari harga MSRP yang ditetapkan Google. Terlihat jelas jika LG ingin mendapatkan pemasukan juga untuk produknya yang satu ini, padahal mereka sendiri memiliki produk Optimus G yang setara dengan Nexus 4 (tanpa LTE). Jika kabar ini benar dan juga direalisasikan untuk pasar Asia terutama Indonesia, penulis hanya bisa berkata, “LG, seriously?!”

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…