Meningkatkan Performa Notebook ASUS Murah dengan SSD
Pengujian

Untuk menguji sejauh mana peningkatan performa yang diberikan dengan upgrade dari harddisk ke SSD pada notebook ASUS X44H ini, kami menggunakan OS Windows 7 dan pengujian sebagai berikut:
– Pengujian booting/restart Windows
– PCMark 7
– Adobe Photoshop CS6
Windows 7

Pengujian booting Windows 7 dilakukan dengan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan dari sejak saat tombol power ditekan, hingga saat denting suara Windows terdengar.

Pengujian restart Windows 7 dilakukan dengan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan dari sejak saat perintah restart diaktifkan (dalam kondisi Windows 7 idle), hingga saat denting suara Windows terdengar.
Hasil pengujian booting dan restart:
SSD tampak berhasil membuat notebook dengan prosesor Celeron ini tampil lebih resonsif. Dengan proses booting hanya sekitar 13 detik dan restart 25 detik, notebook ini tampil seperti sistem desktop yang bertenaga. Setidaknya, pada saat Anda ingin menyalakannya, notebook akan cepat siap untuk digunakan.
PCMark 7
Software pengujian berbentuk paket pengujian ini kami gunakan sebagai acuan untuk performa aplikasi secara keseluruhan. Ada 3 skor yang kami ambil untuk pengujian ini:

Skor Overall system performance PCMARK 7: Ini adalah skor yang valid secara umum untuk membandingkan performa antara semua sistem.

Skor Lightweight test: Ini adalah skor yang sedianya relevan hanya untuk sistem entry-level.

Skor Productivity: Ini adalah skor yang menggambarkan kinerja saat menggunakan aplikasi-aplikasi productivity sehari-hari.
Hasil PCMark 7:
Nilai pengujian keseluruhan menunjukkan peningkatan performa sekitar 64%. Ini adalah peningkatan performa yang amat tinggi untuk PC. Sebagai catatan, peningkatan performa dengan meng-upgrade prosesor ke seri di atasnya, hanya berkisar 4%-10%.
Pada hasil pengujian Lightweight, terlihat peningkatan kinerja sekitar 127%, atau sudah lebih dari 2x lipat. Sementara untuk Productivity, peningkatan performa bahkan mencapai 148%! Tampaknya, notebook murah ini benar-benar berhasil kita “dongkrak” kinerjanya.
Adobe Photoshop CS6
Software yang satu ini gemar sekali menggunakan memori dalam jumlah besar dan memiliki tendensi yang menyerupai software desain lainnya. Selain itu, Photoshop juga merupakan salah satu software yang paling banyak digunakan di dunia desain (dan fotografi). Oleh karenanya, kami menggunakan software ini sebagai wakil software desain. Ada 3 macam pengujian yang kami lakukan dengan Adobe Photoshop CS6:

Pengujian startup Adobe Photoshop CS6. Pengujian ini dilakukan mencatat waktu yang dibutuhkan untuk menghidupkan PS CS6 pertama kali, hingga saat software ini sudah siap dioperasikan.

Pengujian membuka file besar dilakukan dengan membuka file foto berformat TIFF berukuran 950MB.

Pengujian performa keseluruhan dilakukan dengan menggunakan action Speedtest yang sudah dimodifikasi oleh JagatReview dan selalu kami gunakan untuk pengujian sistem lainnya.
Hasil pengujian Photoshop CS6:
Pernahkan Anda membayangkan bahwa Adobe Photoshop CS6 bisa langsung terbuka dalam 4 hitungan saja? Ya, notebook dengan prosesor Celeron ini, sekarang sudah bisa membuka Photoshop CS6 hanya dalam waktu 4 detik. Ini berarti kecepatan responnya meningkat hingga 5x lipat lebih.
Untuk pengujian membuka file foto besar, SSD berhasil membuat notebook entry level ini bisa membuka file 950MB hanya dalam waktu 10 detik, atau lebih dari 4x lipat lebih kencang dibandingkan menggunakan harddisk
Pengujian performa dengan file JPEG memperlihatkan bahwa penggunaan SSD bisa meningkatkan performa hingga 2x lipat lebih.














