AS Menguras USD25 Juta untuk Pengujian WiFi dalam Mobil

Reading time:
December 3, 2012

Usaha meningkatkan keselamatan pengemudi kembali berlanjut. Departemen transportasi Amerika Serikat menguras biaya USD25 juta untuk menguji efektivitas konsep komunikasi antar mobil via WiFi yang dilakukan dalam kurun waktu 12 bulan.

Dalam pengujian yang dilakukan di Ann Harbor, Michigan, sebanyak 3.000 mobil dipersenjatai konektivitas WiFi. Dengan demikian, setiap mobil dapat “berbicara” satu sama lain (V2V) dan dengan infrastruktur (V2I) yang dibangun di sejumlah ruas jalan.

WiFi on the road
*Image source: Departemen Transportasi AS via Singularity Hub.

Melalui proses komunikasi V2V (vehicle-to-vehicle) dan V2I (vehicle-to-infrastructure), pengemudi akan menerima peringatan jika ada mobil yang menghalangi jalan mereka, melanggar lampu lalu lintas, atau melakukan pengereman mendadak. Departemen transportasi AS yakin peringatan yang ditampilkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Meskipun teknologi yang dikembangkan memiliki tujuan mulia, biaya yang terkuras dan jumlah kendaraan dalam pengujian memancing skeptisisme. Seperti dilansir dalam Singularity Hub, total biaya yang terkuras sebesar USD25 juta mengisyaratkan sekitar USD8.000 habis untuk pemasangan WiFi dan sistem-sistem pendukung dalam masing-masing mobil.

Dengan penduduk Ann Harbor yang mencapai 114.925 orang dan pemilik mobil di AS sebanyak 43,9%, jumlah mobil dalam pengujian itu hanya mewakili enam dari setiap 100 mobil di jalanan.

Jumlah pengeluaran yang luar biasa besar menjadi isu, karena konektivitas WiFi juga ada di smartphone dan komunikasi serupa bisa diakali menggunakan aplikasi. Cara seperti itu tentu dapat mengurangi jumlah pengeluaran secara signifikan. Apalagi sistem serupa telah dihadirkan sebelumnya dalam mobil otonom dengan radar.

Di samping masalah tersebut, departemen transportasi AS berharap teknologi kembangannya itu nantinya dapat menghasilkan laporan lalu lintas secara real-time. Dengan begitu, para pengemudi dapat memilih jalan yang ingin dilaluinya untuk mempersingkat perjalanan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…