Instagram: Tidak Akan Menggunakan dan Menjual Foto untuk Komersil

Beberapa hari lalu Instagram melakukan upgrade pada platform iOS dan Android, bersamaan dengan upgrade itu, instagram juga melakukan beberapa tambahan pada “Persyaratan Layanan dan Dokumen Kebijakan” (Terms of Service and Privacy Policy documents). Salah satu isinya adalah Instagram berhak menggunakan foto yang di upload oleh pengguna Instagram dan menjualnya tanpa memberikan kompensasi apapun dari foto dari penggunanya. Pernyataan itu langsung mengundang kecaman mengingat pernyataan itu sangat berpihak dan hanya menguntungkan satu pihak.
Banyak pengguna Instagram memutuskan untuk menutup akun mereka. Binu Octa, misalnya, seorang pengguna Instagram dengan 20000 follower dan lebih dari 4000 foto dari seluruh penjuru Indonesia mengatakan bahwa Ia akan menutup akunnya tak lama lagi.

Pengguna Reddit dan 4chan bahkan sudah merencanakan pembalasan yang lebih “keji”. Begitu Persyaratan Layanan yang baru berlaku tanggal 17 Januari 2013 nanti, mereka akan melancarkan (maaf) “Operation Instadick”.

Akibat besarnya respon negatif tersebut, hari ini Instagram menyangkal bahwa mereka bermaksud menjual karya pengguna. Menurut Instagram, mereka menggunakan tata bahasa yang mengakibatkan kesalahpahaman terhadap pengguna layanan mereka. Instagram menyatakan tidak akan menggunakan hasil foto dari penggunanya untuk di perdagangkan seperti yang ditulis dalam kebijakan barunya. Mereka sangat menghargai karya orang yang di upload di layanan mereka dan tidak akan menjualnya. Selain itu, Instagram juga meminta maaf terhadap kesalah pahaman yang terjadi dan akan memperbaikin tata bahasa yang terdapat di dalam kebijakan yang baru.
Kevin Systrom, co-founder Instagram, langsung meminta maaf lalui post dalam blog Instagram dan dia meminta Anda menunggu update yang akan segera di lakukan. Anda dapat melihat permintaan maaf dan pernyataan hal pemakaian dan penjualan foto itu tidak benar di Instagram.















