Review Monitor LG D2343 3D: 3 Dimensi Yang Terjangkau

Reading time:
December 12, 2012

Performa

Pengujian dilakukan dengan menghubungkan layar ke testbed kami menggunakan koneksi DVI. Seluruh setting di layar merupakan factory default.

Light Bleed: ★★★★★

DSC04252

LG D2343 hanya menunjukkan sedikit light bleeding dalam pengujian kami. Besarnya sebenarnya sama sekali tidak terasa saat penggunaan di ruangan tergelap pun.

Kontras dan Gamut: ★★★★★

Kontras dan gamut LG D2343 dapat dibilang sempurna. Greyscale response tercatat pada nilai 98,8%, sementara color bands response, yaitu tingkat saturasi, memberikan hasil 100%. LG D2343 juga sama sekali tidak menunjukkan flickering ataupun greyscale banding.

Viewing Angle: ★★★★★

Kebanyakan produsen mengukur viewing angle di nilai 10% luminance atau sudut di mana nilai kecerahan turun sampai 1/10 dari pengukuran di 0°. Kami menguji di nilai yang lebih realistis, yaitu 25% luminance. Tentu saja, ini berarti nilai pengujian kami lebih rendah dari spesifikasi produsen.

LG IPSD2343 3D Full HD Monitor 1

Berkat panel IPS, LG D2343 memberikan viewing angle yang luar biasa lebar. Dengan pengujian kami yang lebih ketatpun, monitor ini mampu memberikan sudut pandang horizontal (kiri-kanan) 152° dan vertikal (atas-bawah) 160°.

Contrast Ratio: ★★★★☆

Pengukuran contrast ratio dilakukan dengan mengukur kecerahan layar hitam sempurna dan membandingkannya dengan layar putih sempurna. Pengukuran dilakukan di nilai backlight brightness terendah dan tertinggi. Dynamic contrast ratio juga diukur, yaitu perbandingan nilai putih di brightness tertinggi dengan nilai hitam di brightness terendah.

Screen Shot 2012 12 10 at 12.26.26 AM

LG D2343 mencatat nilai contrast ratio di atas rata-rata. Dalam kategori ini, LG D2343 berada pada posisi keempat paling baik di antara monitor yang pernah diuji JagatReview.

Backlight Level: ★★★☆☆

Kecerahan backlight LG D2343 berkisar antara 51-178 cd/m2. Nilai ini di bawah klaim produsen dan juga di bawah rata-rata kecerahan backlight monitor pada umumnya. Dugaan kami, hal ini diakibatkan oleh teknologi 3D yang digunakan LG. Ini berarti Anda mungkin akan merasa bahwa monitor ini kurang terang jika ada cahaya matahari di ruangan tempat Anda menggunakan D2343.

Black Level: ★★★★★

Untungnya, meskipun backlight level D2343 sedikit rendah, tetapi black levelnya juga baik. Itu sebabnya contrast rationya tetap tinggi. Dengan black level mencapai 0,06 cd/m2 maka D2343 menyamai LG IPS225 sebagai monitor dengan black level terbaik yang pernah diuji JagatReview.

Response Time: ★★★★☆

Kebanyakan produsen menulis klaim response time untuk nilai grey-to-grey. Kami mengukur nilai response time black-to-white yang lebih merepresentasikan performa sebenarnya. Karena perbedaan metode pengukuran ini, display yang mengklaim nilai 8ms biasanya memiliki respons riil sekitar 20-25ms, sementara yang mengklaim 12ms memiliki respons riil >30ms.

LG mengklaim bahwa D2343 memiliki response time 5ms, tetapi pengujian menunjukkan sedikit ghosting. Ini berarti response time riil monitor ini antara 16-33ms, yang membuatnya lebih cocok untuk menonton film dan game dengan frame rate di kisaran 30 fps. Anda masih bisa menggunakannya untuk game dengan frame rate 60 fps, tetapi gamer yang jeli mungkin akan merasakan sedikit ghosting.

Power Consumption: ★★★★★

LG D2343 menyamai LG E2242 sebagai monitor paling irit daya yangdiuji JagatReview . Nilai pengujian sama persis dengan nilai pengujian E2242. Dengan konsumsi daya hanya 14 watt (23 watt pada tingkat kecerahan maksimum), LG D2343 mengungguli monitor semua monitor yang pernah diuji.

Screen Shot 2012 12 10 at 12.48.54 AM
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…