Backblaze Luncurkan Storage Pod 3.0 Berkapasitas 180TB
Bagi sebuah perusahaan besar, pusat penyimpanan data yang berkapasitas raksasa tentunya menjadi sebuah kebutuhan yang cukup mutlak. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan piranti penyimpanan yang mampu menampung semua data-data penting dan tentunya dengan aman. Backblaze yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan backup online meluncurkan piranti penyimpanan terbaru dengan kapasitas super besar dan ditujukan untuk segmen bisnis. Backblaze meluncurkan Storage Pod 3.0 dengan kapasitas 180TB yang merupakan update dari Storage Pod sebelumnya yang berkapasitas 67TB dan 135TB.

Sebenarnya Backblaze menciptakan Storage Pod dengan tujuan untuk membantu memangkas biaya untuk layanan bisnis backup onlinenya. Perusahaan tersebut kemudian membuatnya menjadi komersil dan menjualnya kepada umum dengan kemungkinan pengguna bisa membangun konfigurasinya sendiri. Dan nyatanya, Backblaze kemudian membuat Storage Pod menjadi open source. Piranti tersebut menggunakan komponen berpapan rak sehingga jika ada bagian yang rusak maka mereka atau bahkan pengguna itu sendiri bisa memperbaiki sendiri tanpa perlu memanggil teknisi. Hal tersebut tentunya kembali akan menghemat biaya.
Storage Pod generasi ketiga dengan kapasitas 180TB tersebut tidak hanya diperbaharui dengan menambah kapasitas penyimpanannya saja, namun juga menambahkan celah drive anti vibrasi yang mendukung multiple boot-drive termasuk SSD dan penyimpanan tersebut sekarang juga bisa lebih banyak menahan tipe hard drive konsumer lainnya.
Tujuan Backblaze menciptakan Storage Pod 3.0 tersebut adalah untuk pengguna bisnis yang membutuhkan media penyimpanan ekstra selain beberapa drive berukuran 4TB yang ditawarkan oleh PC. Yang menarik, Storage Pod 3.0 tersebut juga terbilang murah karena hanya membutuhkan biaya sekitar $0.06 per gigabyte penyimpanan begitu dipasangkan. Jika dihitung, maka untuk kapasitas 180TB maka akan dibutuhkan biaya total sekitar $11,000. Nilai tersebut sedikit lebih mahal dibanding harga Storage Pod 2.0 yang diluncurkan tahun 2011 lalu. Namun dengan pergantian waktu dan kenaikan harga, jika dihitung saat ini, angka tersebut jauh lebih murah dibanding nilai Storage Pod 2.0.












