Dukung Piranti yang Semakin Tipis, Micron Pangkas Tebal DDR3 Hingga 35%

Reading time:
February 11, 2013
micron singlesided 021

Tren gadget yang semakin hari semakin tipis, membuat para produsen harus mendesain ulang komponen-komponen yang membangun piranti seperti laptop, ultrabook, hingga tablet, sehingga bisa menghasilkan piranti yang semakin langsing dan tipis. Demikian juga dengan Micron, spesialis modul memori yang selama ini dikenal sebagai penyedia modul memori untuk laptop. Untuk mendukung desain piranti yang semakin tipis, Micron pun mendesain ulang modul memori DDR3-nya dengan memangkas tebal hingga 35% sehingga bisa lebih langsing.

Micron meluncurkan memori DDR3 SODIMM satu sisi yang dipertipis. Hasil akhir dari modul berkapasitas 4GB tersebut bisa lebih tipis 35% dibanding modul memori dua sisi yang sudah ada dimana jika modul memori DDR3 SODIMM dua sisi yang sudah ada tebalnya 4.6 mm, maka DDR3 SODIMM baru satu sisi tersebut tebalnya hanya 3 mm. Perbedaannya memang terbilang tipis, hanya 1.6 mm namun untuk dimasukkan dalam gadget yang tipis, ukuran tersebut menjadi cukup signifikan. Dalam dunia gadget, perbedaan ketebalan 0.001 mm pun menjadi salah satu keunggulan tersendiri sehingga dengan dipangkasnya tebal modul memori hingga 1.6 mm menjadi sebuah perubahan yang sangat berarti.

micron singlesided 01

Selain memangkas ketebalan, modul baru tersebut juga didesain sehingga bisa mengonsumsi tenaga lebih sedikit karena penggunaan chip memori Micron 30 nm. Modul baru tersebut juga kompatibel dh konektor modul DDR3 yang sudah ada, namun ada konektor DDR3 SODDIM satu sisi profil rendah yang lebih cocok untuk piranti yang benar-benar ingin menjaga ketebalan keseluruhan menjadi minimum.

Rencananya, Micron akan mulai memproduksi modul DDR3 SODIMM yang baru tersebut secara masal pada musim semi tahun ini. Dukungan konektor satu sisi profil rendah sendiri baru akan tersedia pada bulan Juni. Saat digunakan dalam piranti, Micron yakin bahwa ketebalan keseluruhan dari piranti tersebut bisa ikut dipangkas, paling tidak sebanyak 10% dimana untuk tablet atau ultrabook, perbedaan 10% tersebut bisa terbilang sangat berarti.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…