Mendeteksi Penyakit yang Diderita dengan Nafas Pasien

Reading time:
April 8, 2013
exhale breath
salah satu bentuk penelitian mengenai nafas yang mampu mendeteksi tingkat kesehatan seseorang

Nafas yang kita keluarkan ternyata dapat mengungkapkan gambaran kesehatan yang kita miliki. Hal ini dinyatakan pada jurnal penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Swiss Federal Institute of Technology. Dari jurnal tersebut dilakukan sebuah tes dengan menggunakan nafas 11 subyek yang terdiri dari 6 pria dan 5 wanita. Nafas dari kesebelas subyek ini diukur menggunakan mass spectrometer, sebuah perangkat yang dapat mengukur massa dari komponen kimia di dalam nafas seseorang.

Berdasarkan dari penelitian tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa setiap sampel penelitian memberikan variasi komponen kimia yang terdapat pada nafas kesebelas orang subyek tersebut, dan tidak semua subyek ini memiliki komponen kimia yang serupa. Walau nafas setiap orang akan memiliki komponen yang berbeda setiap harinya, masih terdapat sebuah kesimpulan bahwa setiap individu memiliki ciri khas komponen kimia dalam nafas yang berbeda sehingga hanya dengan nafas saja mampu mengidentifikasikan siapa pemilik nafas tersebut.

Penelitian ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Dalam pengobatan tradisional Cina pun, seseorang dapat mengdianogsis penyakit yang diderita seseorang  dengan cara mencium nafas penderita tersebut. Sayangnya, tidak banyak penelitian yang membahas tentang dianogsis penyakit lewat nafas pasien. Hal serupa disayangkan oleh peneliti dari Swiss, Renato Zenobi, karena sebenarnya penelitian ini dapat berkembang lebih pesat dan dikatakan mampu mendeteksi penyakit seperti kanker. Di masa depan, penelitian tentang identifikasi penyakit ini dapat dikembangkan untuk bisa menjadi salah satu alternatif dalam mengdianogsis penyakit yang diidap seorang pasien.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

Slay the Spire 2 Rilis Roadmap Tanpa Tanggal, Demi Menjaga Kualitas

Mega Crit membagikan roadmap Slay the Spire 2 tanpa berikan…
April 20, 2026 - 0

THQ Nordic Siapkan 7 Game Baru untuk Nintendo Switch 2

THQ Nordic ternyata tengah menyiapkan 7 game baru untuk Nintendo…
April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…
April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…