Hasil Penelitian Dukung Penggunaan ARM Sebagai Basis Supercomputer Masa Depan

Reading time:
May 29, 2013

Penggunaan prosesor berbasis ARM sebagai inti dari supercomputer di masa yang akan datang kembali mendapat dukungan. Tim peneliti dari Barcelona Supercomputing Center, melalui serangkaian percobaan yang mereka lakukan, mengungkapkan fakta bahwa prosesor berbasis ARM memang memiliki potensi yang cukup besar untuk digunakan di supercomputer.

blue-waters-cray-supercomputer

Tim dari Barcelona Supercomputing Center mengungkapkan fakta bahwa prosesor berbasis ARM, seperti yang biasa ditemui di perangkat smartphone dan tablet, memiliki keunggulan tersendiri bila dibandingkan solusi x86 yang ada saat ini, seperti prosesor Xeon dari Intel dan Opteron dari AMD. Keunggulan tersebut bukanlah keunggulan dari sisi kemampuan, melainkan dari sisi konsumsi daya dan harga. Fakta tersebut terungkap setelah tim peneliti melakukan percobaan dengan langsung membandingkan server khusus racikan mereka sendiri yang berbasis prosesor ARM Exynos 5250 dari Samsung dan Tegra 3 dari NVIDIA dengan server lain yang menggunakan prosesor Core i7-2760QM.

Walaupun memiliki kemampuan di bawah solusi x86, prosesor berbasis ARM akan memberikan efisiensi yang lebih tinggi untuk kebutuhan proses yang tidak terlalu rumit karena penggunaan daya yang lebih rendah dan itulah yang kemungkinan besar akan dicari oleh perusahaan yang mengoperasikan supercomputer di masa yang akan datang. Hal itu cukup wajar, mengingat biaya listrik merupakan biaya terbesar yang harus ditanggung oleh operator supercomputer. Hadirnya solusi yang memungkinkan biaya operasi yang lebih rendah tentu saja akan disambut oleh operator-operator supercomputer tersebut.

Masih berdasarkan hasil penelitian dari tim Barcelona Supercomputing Center, prosesor berbasis ARM tampaknya tidak akan benar-benar menggantikan secara keseluruhan prosesor x86. Prosesor x86 masih akan dibutuhkan karena untuk performa tinggi, prosesor x86 akan memberikan efisiensi yang lebih baik dari ARM. Walaupun begitu, untuk kedepannya, supercomputer berbasis ARM diperkirakan akan mulai menggusur dominasi x86 di daftar 500 supercomputer terkencang di dunia, dimana saat ini lebih dari 400 penghuni daftar tersebut menggunakan prosesor berbasis x86.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…