Review Kinerja Acer Liquid C1: Smartphone Android dengan Prosesor Intel Pertama di Indonesia

Reading time:
May 14, 2013

Beberapa waktu yang lalu, Acer meluncurkan sebuah smartphone yang berisikan SoC yang belum pernah ada di Indonesia. Dengan menggunakan Intel Atom, Acer mengeluarkan Liquid C1 untuk menantang seluruh produsen smartphone yang ada di Indonesia. Uniknya, dengan menggunakan prosesor Atom, smartphone ini dijual dengan harga di bawah Rp3.000.000! Sebuah harga untuk smartphone mainstream.

Acer Liquid C1

Intel Atom datang dengan menawarkan berbagai macam feature, selain tentunya kecepatan yang lebih tinggi dari prosesor ARM. Dengan menggunakan single core ditambah dengan feature Hyperthreading, membuat smartphone Acer Liquid C1 terdeteksi sebagai perangkat yang memiliki prosesor berkepala dua. Lalu apakah smartphone yang satu ini mampu mengalahkan kinerja perangkat dengan harga yang sama?

Spesifikasi

Acer Liquid C1 datang dengan SoC Intel Atom Z2420 single core dengan Hyperthread di kecepatan 1,2 GHz dan GPU PowerVR SGX 540. Dengan RAM 1 GB dan internal memori sebesar 4 GB, smartphone ini hadir pula dengan tambahan slot micro SD untuk menambah kapasitas penyimpanan datanya. Acer Liquid C1 juga telah dilengkapi dengan kamera dengan resolusi 8 megapiksel untuk bagian belakangnya serta kamera beresolusi VGA untuk bagian depannya. Untuk displaynya, terpasang layar IPS dengan dimensi 4,3 inci serta memiliki resolusi 960 x 540. Sistem operasi yang digunakan adalah Android Ice Cream Sandwich.

Permasalahan yang Kami Temukan

Masalah yang kerap terjadi pada sebuah smartphone yang menggunakan SoC Intel adalah kompatibilitas aplikasi. Dari sekian banyaknya aplikasi, sampai tulisan ini diangkat, belum semua dapat jalan pada platform Intel. Walaupun begitu, Intel melakukan tugasnya dengan baik. Saat kami menerima sampel Acer Liquid C1, kami belum dapat menjalankan game Subway Surfer. Selang dua minggu saja, ternyata kami mendapatkan sebuah update aplikasi dan game tersebut pun dapat jalan dengan sangat mulus. Hal ini membuat aplikasi-aplikasi yang ada pada Google Play lambat laun akan kompatibel dengan platform Intel.

Kedua adalah masalah charger. Pada produk sampel yang kami dapatkan, masalah yang kami temukan pada saat melakukan pengisian baterai adalah dua kali kami menemukan setelah baterai penuh dan saat mencabut  charger-nya, level baterai turun ke 80%. Walaupun kasus tersebut tidak sering muncul, akan tetapi hal itu dapat mengganggu rutinitas penggunanya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 13, 2026 - 0

Penjualan Console Dilaporkan Turun Drastis Ketika Harganya Tembus US$900

Penjualan console dilaporkan mengalami penurunan drastis di 2026, setelah PlayStation…
October 13, 2026 - 0

Gigabyte Hadirkan GO27Q32 Dengan Panel Penta Tandem QD-OLED 320Hz

Gigabyte GO27Q32 menawarkan monitor gaming dengan panel QD-OLED 320Hz dengan…
October 13, 2026 - 0

Super Mario 64 Bisa Dimainkan di Media Player Lawas Microsoft Zune HD

Programmer berhasil menjalankan Super Mario 64 secara native di media…
October 13, 2026 - 0

Pembocor GTA 6 Ancam Sebarkan Full Game Dengan Konten Lengkap

Cyberleek mengancam sebarkan full build GTA 6 jika Take-Two tak…