Blackberry Luncurkan layanan Pengelolaan untuk Apple dan Android

Author
Ozal
Reading time:
June 27, 2013
File of A Research in Motion BlackBerry smartphone handset is reflected in the logo of an Apple iPhone in this illustration picture taken in Lavigny

Selasa kemarin, Blackberry baru saja meluncurkan layanan yang bernama Secure Work Space. Layanan ini menawarkan fitur keamanan khusus untuk perangkat Android dan Apple-iOS yang ditujukan untuk pengguna segmen korporasi.

Layanan yang dikelola melaui Blackberry Enterprise Service (BES) 10 ini memungkinkan instansi pemerintah dan perusahaan untuk dapat mengontrol perangkat seluler karyawanya melalui jaringan internal korporat mereka sendiri.

“Dengan sistem pengelolaan terintegrasi, para pelanggan kami dapat memantau seluruh perangkat yang terhubung di dalam jaringan mereka, mengelola sekaligus menghubungkan seluruh perangkat tersebut secara aman,” kata Head of Enterprise Mobile Computing BlackBerry, David Smith.

Melalui layanan Secure Work Space, manajer IT di suatu instansi dapat melindungi email korporat, kalender, daftar kontak, daftar tugas, memo, serta aplikasi web browser, penyuntingan dokumen, maupun konten pribadi dari serangan hacker.

Semenjak diluncurkan pada Januari 2013 lalu, Blackberry sendiri sudah memasang sekitar 18 ribu server BES 10. Selama satu semester itulah, layanan BES 10 telah dipakai oleh lebih dari 60 persen perusahaaan yang terdaftar dalam daftar Fortune 500.

Dengan layanan baru Secure Work Space yang dikelola melalui BES 10 ini, Blackberry akan diuntungkan melalui penjualan layanan pada pelanggan korporat. Hal ini juga berarti para pegawai di dalam klien korporat Blackberry akan tetap dapat menggunakan sistem operasi smartphone besutan dua kompetitor terberat mereka, yaitu Android dan Apple.

Berdasarkan laporan Forrester Research, pada 2016 nanti diproyeksikan bakal ada sekitar 350 juta pekerja yang memiliki perangkat smartphone. Dari jumlah tersebut, terdapat 200 juta pegawai menggunakan smartphone yang menggunakan layanan yang berasal dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Seperti yang kami kutip dari Reuters, hal ini mencitrakan ada pergeseran model bisnis yang dilakukan Blackberry, dari produsen Smartphone ke penyedia konten layanan yang lebih luas. “Kami sekarang juga memiliki layanan Secure Work Space di perangkat Android dan iOS. Ini memungkinkan klien kami untuk mengamankan dan mengelola data di perangkat mobile mereka,” ungkap Smith.

Seperti sempat disebutkan sebelumnya, Blackberry kini tengah berjuang untuk mendapatkan kembali pansa pasar smartphone yang kini tengah dikuasai oleh Iphone dari Apple dan Galaxy series milik Samsung. Ia berharap tiga perangkat Blackberry yang dirilis pada paruh pertama tahun ini, yaitu seri Z10, Q10, dan Q5 akan dapat menarik minat pengguna smartphone.

Sumber: Reuters

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 27, 2026 - 0

Warner Bros Discovery Akan Diakuisisi Paramount Setelah Netflix Mundur

Perang bidding antara Paramount dan Netflix untuk bisa akuisisi Warner…
February 27, 2026 - 0

Highguard Diklaim Ditinggal Tencent Ketika Alami Kegagalan

Kabar baru semakin memanaskan drama seputar Highguard, dengan klaim Tencent…
February 27, 2026 - 0

PS5 Pro Akan Dapatkan Upgrade PSSR Baru, Janjikan Gambar Lebih Tajam

Sony resmikan upgrade grafik PSSR untuk PS5 Pro, dengan peningkatan…
February 27, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih Rekor Peak Player Tertinggi Untuk Franchise Itu di Steam

Begitu tingginya antusiasme gamer akan Resident Evil Requiem langsung terlihat…