Computex 2013 Booth Raid: Qualcomm

Reading time:
June 14, 2013

Sebenarnya salah jika kami menyebutnya Booth Raid. Hal tersebut dikarenakan Qualcomm tidak membuka booth pada TICC, TWTC, ataupun Nangang. Tim Jagatreview harus berjalan sekitar 1 Kilometer dari TWTC untuk datang ke W Hotel Taipei, tempat Qualcomm membuka pagelaran mereka pada Computex 2013 kali ini.

Qualcomm 4K Recording Qualcomm 4K Decoding

Pada booth Qualcomm, mereka secara umum memamerkan perangkat reference mereka yang bertenagakan Qualcomm Snapdragon 800. Prosesor terkencang dari Qualcomm tersebut saat ini sudah dapat digunakan untuk berbagai macam fungsi. Salah satunya adalah melakukan recording pada resolusi 4K. Nantinya, semua perangkat yang menggunakan Snapdragon 800 akan dapat melakukan perekaman video pada resolusi besar ini. Prosesor ini juga mampu melakukan decoding pada resolusi yang sama.

Qualcomm FishTank

Pada booth selanjutnya, Qualcomm menunjukkan bahwa prosesor mereka sudah mampu menjalankan instruksi HTML5 / WebGL dengan cepat. Hal ini ditunjukkan dengan benchmark FishTank dari Microsoft. Dengan 20 ikan, perangkat reference Qualcomm menunjukkan kecepatan rendering 60 fps. Qualcomm juga memperlihatkan sebuah demo di mana para developer dapat melakukan pemindahan beban kerja dari salah satu core yang ada pada prosesor Snapdragon 800. Hal ini membuat core yang tidak mendapatkan beban kerja akan mati. Tentunya hal ini akan berimbas kepada penghematan daya.

Qualcomm Dual Camera Qualcomm Object Moving Qualcomm Object Rendering

Selanjutnya, Qualcomm bekerja sama dengan vendor software pihak ketiga mengembangkan sebuah sensor kamera yang disebut Array Camera untuk pengambilan gambar dengan mendeteksi adanya kedalaman atau depth dari sebuah gambar. Dengan begitu, obyek yang dipilih mampu diolah tanpa harus melakukan selecting layaknya pada aplikasi pengolah gambar.  Obyek tersebut dapat dipindah ke gambar lain agar seolah-olah memiliki gambar latar yang berbeda atau melakukan efek blur pada obyek tertentu. Teknologi kamera lainnya adalah penggunaan dua kamera secara bersamaan pada sebuah perangkat. Beban kerja dari feature ini tidak akan berimbas pada CPU core, tetapi pada sebuah Video core yang telah disematkan pada SoC Snapdragon 800.

Qualcomm Core Workload

Selain itu, Qualcomm juga sedang melakukan pengujian terhadap teknologi voice command mereka yang langsung tertanam secara hardware. Oleh karenanya, Qualcomm mengklaim bahwa hal ini akan jauh menghemat baterai walaupun feature ini selalu menyala. Sayangnya, pada demo yang ditunjukkan kepada kami, feature ini hanya baru mengenal kata “Hi, Dragon”.

Qualcomm Voice Activation

Selanjutnya kami diperlihatkan sebuah konsep rumah masa depan dengan nama Internet of Everything. Konsep ini memperlihatkan bahwa semua perabot rumah tangga nantinya akan dapat terhubung dengan sebuah router dan mampu dikendalikan lewat sebuah smartphone. Hal tersebut mulai dari mesin pembuat kopi, penghangat ruangan, TV, Home Theater, sampai dengan lampu. Sayangnya, tidak sesuai dengan namanya, konsep ini belum dapat berjalan saat dilakukan remote dari internet.

Qualcomm The Internet of Everything

Terakhir, kami diperlihatkan sebuah SoC dengan prosesor Snapdragon 800 yang sedang menjalankan game. Uniknya, SoC ini tidak menggunakan heatsink sama sekali. Hal tersebut tentu sebuah terobosan baru karena selain memiliki tingkat suhu yang rendah, dapat membuat perangkat smartphone dan tablet di masa depan menjadi lebih tipis.

Qualcomm S800 no heatsink
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 22, 2026 - 0

Tren PC Port Native Buatan Komunitas Makin Meningkat Popularitasnya

Tidak lagi puas dengan emulasi, komunitas kini semakin gencar membuat…
October 22, 2026 - 0

Console Xbox Helix Dikabarkan Rilis Pada Musim Liburan Akhir Tahun 2028

Console Xbox generasi berikutnya, Project Helix, dirumorkan meluncur di akhir…
October 22, 2026 - 0

Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?

Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan…
October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…