Project Loon: Akses Internet Dengan Balon

Author
Patrick
Reading time:
June 17, 2013
projectloon

Google lewat Google X Labs mereka memperkenalkan Project Loon, suatu mega proyek yang memungkinkan penyediaan akses internet di seluruh dunia dengan menggunakan Balon.

Ya, Anda tidak salah baca, Google X Labs membuat suatu proyek yang memungkinkan penggunaan balon untuk akses internet. Balon akan digunakan sebagai jaringan berketinggian tinggi dengan tujuan membuat suatu koneksi internet berkecepatan 3G khususnya untuk daerah-daerah terisolir di seluruh dunia yang masih kesulitan mendapatkan akses internet.

Pada dasarnya, proyek bekerja seperti ini: Google akan menerbangkan balon-balon dengan ketinggian dua kali lebih tinggi dibandingkan ketinggian pesawat komersial, sambil masih memungkinkan router darat mendapatkan sinyal untuk terkoneksi.

Balon-balon itu kemudian akan bergerak searah navigasi dengan menggunakan kekuatan sinar matahari dan angin yang ada di lapisan stratosfer. Pada intinya, nantinya, algoritma tertentu akan memandu balon-balon ini untuk menjaga arahnya agar koneksi jaringan bisa stabil dan tidak terputus.

Project Loon ini akan difokuskan pada daerah-daerah yang masih belum mendapatkan akses internet dan juga bisa digunakan pada saat bencana, yang mana koneksi internet dapat membantu komunikasi dan logistik pada daerah yang koneksi internetnya terputus misalnya.

Project Loon ini dikabarkan telah dikembangkan cukup lama, mulai dari tahun 2008 yang lalu. Google X Labs yang mengembangkan Project Loon ini merupakan sub-divisi Google yang berkutat dalam pengembangan teknologi baru yang dapat membantu kemanusiaan mendapatkan teknologi tepat guna untuk kemajuan mereka.

Program percobaan sedang berlangsung di Selandia Baru, dengan lebih dari 50 ilmuwan Google berusaha mengoneksikan 30 balon dalam waktu seminggu. Bila berhasil, mereka akan mencobanya di negara lain dengan ketinggian yang kurang lebih sama.

via Project Loon

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…