Review PcCooler S85, HSF Kecil Nan Minimalis Bagi Pengguna Mini-ITX

Reading time:
June 6, 2013

Pengujian

Berikut spesifikasi sistem yang akan digunakan saat melakukan pengujian.

Spesifikasi Sistem

  • Processor: Intel Pentium i3 3220 @3.30 GHz
  • Casing: Venom RX Tortuga ALL Fan ON
  • Motherboard: MSI Z77IA-E53
  • Memory: Kingston HyperX 1600
  • Power Supply: Bawaan Casing Venom RX Tortuga
  • Storage: Kingston HyperX SSD 120GB
  • Thermal Paste: Silicon Biasa dan Thermal Paste Bawaan PcCooler

Program yang digunakan

  • Linpack 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar Linpack memenuhi penggunaan memory sebanyak 2731 MB.
  • OCCT 4.3.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan beban kerja kepada GPU yang ada di dalam processor dengan setting: DirectX Version : DirectX10, Resolution 1024 x 768, Shader Complexity 1, dan FPS Limit 60.
  • Core Temp 0.99.8 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
  • GPU-Z 0.6.9  – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi dari graphic card yang digunakan, dalam hal ini adalah IGP (Integrated Graphics Processors).
  • CPU-Z 1.63 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Bagaimanakah performa PcCooler s 85 ini? Mari kita lihat performanya dibandingkan dengan pendingin bawaan dari Intel. Perbandingan akan dilakukan dengan menggunakan casing Venom RX Tortuga dan menjaga suhu ruangan berkisar diantara 27oC – 28oC.

*NB: Keadaan Idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian.

Pengujian dengan Pendingin Standar Intel

DSC09919ss DSC09920ss

Skenario pengujian pertama dilakukan dengan menggunakan thermal paste silicon biasa dan sistem berjalan dalam keadaan default. Kami akan memberikan maximum load pada CPU yang juga berjalan dalam keadaan default. Kami menjalankan Linpack selama kurang lebih 1 jam dan kemudian membuarkannya dalam kondisi idle selama kurang lebih 30 menit.

Performa yang diberikan oleh pendingin bawaan dari Intel:

Stock - Linx

Berikut chart hasil dari loging Core Temp saat terjadi load:

Grafik 1

Terlihat bahwa rata-rata suhu idle pada core 0 terjadi pada 40oC dan rata-rata suhu yang terjadi saat terjadi load ada pada 71oC sedangkan pada core 1 rata-rata suhu idle pada terjadi pada 41oC dan rata-rata suhu yang terjadi saat terjadi load ada pada 73oC. Suhu maximum yang dicapai saat terjadi load pada core 0 terjadi pada 76oC sedangkan pada core 1 78oC.

Skenario pengetesan kedua dilakukan dengan menggunakan thermal paste silicon biasa dan sistem berjalan dalam keadaan default. Kami akan memberikan maximum load pada CPU dan GPU yang juga berjalan dalam keadaan default. Kami menjalankan Linpack besama dengan OCCT selama kurang lebih 1 jam sebelum membuarkannya berada dalam keadaan idle selama 30 menit.

Performa yang diberikan oleh pendingin bawaan dari Intel:

Stock - Linx and OCCT

Berikut chart hasil dari loging Core Temp saat terjadi load:

Grafik 2

Terlihat bahwa rata-rata suhu idle pada core 0 ada pada 39oC dan rata-rata suhu yang terjadi saat terjadi load ada pada 75oC, sedangkan pada core 1 rata-rata suhu idle pada ada pada 41oC dan rata-rata suhu yang terjadi saat terjadi load ada pada 76oC. Suhu maximum yang dicapai saat terjadi load pada core 0 ada pada 80oC sedangkan pada core 1 ada pada 82oC.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 1, 2026 - 0

Tanggal Rilis Lords of the Fallen 2 Tak Sengaja Terungkap

Akibat terlalu bersemangat, tanggal rilis Lords of the Fallen 2…
April 1, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Kuasai Pasar Inggris Berkat Pokemon Pokopia

Nintendo Switch 2 perlihatkan dominasi di Inggris dengan lebih dari…
April 1, 2026 - 0

Disney Diklaim Tertarik Untuk Membeli Epic Games

Senior Executives di Disney dikabarkan tertarik untuk membeli Epic Games,…
April 1, 2026 - 0

Rumor: Warhorse Studios Diklaim Kembangkan Game LOTR Baru

Kreator dari salah satu RPG terbaik Kingdom Come: Deliverance, Warhorse…