Blackberry Pecat Ratusan Karyawan Pusat
Terus dirundung keterpurukan pendapatan, Blackberry dilaporkan telah memberhentikan sekitar 250 karyawan yang berada di kantor pusatnya di Waterlo, Ontario, Kananda. Blackberry beralasan, perusahaan tengah memasuki langkah baru dalam memangkas biaya dan juga efisiensi.

“Ini merupakan bagian tahap berikutnya dari rencana perubahan manajemen Kami guna meningkatkan efisiensi dan skala perusahaan Kami,” kata seorang juru bicara Blackberry, dilansir Reuters.
Pengurangan yang “hanya” beberapa ratus karyawan ini, seolah mengisyaratkan, manajemen Blackberry bakal melakukan pemotongan sdm besar-besaran dalam waktu dekat ini. Saat ini, Blackberry memiliki sekitar 12.700 karyawan tetap.
Tahun lalu saja dengan alasan yang sama, Blackberry telah memberhentikan sekitar lima ribu karyawannya. Pada Maret lalu pihaknya mengatakan, karyawan yang di-PHK merupakan divisi pengujian produk baru yang tergabung di dalam unit penelitian dan pengembangan.
Bulan lalu, Blackberry melaporkan hasil kuartalan suram dengan kerugian hingga US$ 84 juta. Hal tersebut memicu harga saham Blackberry terjun hingga 28 persen. Hal ini juga turut berdampak akan langkah efisiensi perusahaan secara bertahap, bila terus mengalami keterpurukan.
Mungkinkah Blackberry kembali mengayunkan kapaknya lagi? Kita tunggu saja.
















