Hacker Retas Forum Komunitas Bursa Nasdaq

Author
Ozal
Reading time:
July 20, 2013

Website forum komunitas bursa saham terbesar di Amerika Serikat, Nasdaq berhasil disusupi oleh hacker sejak Selasa (16/7/2013) kemarin. Penjahat cyber tersebut berhasil mendapatkan akses akun pengguna beserta password emailnya.

nasdaq

Butuh dua hari bagi tim investigasi Nasdaq untuk memperbaiki laman komunitas mereka. Kini, dilasir dari Reuters, laman komunitas tersebut sudah kembali online. Juru Bicara Nasdaq, Joseph Christinat enggan mengungkapkan berapa banyak informasi yang telah bocor.

Dalam sebuah surat email kepada pengguna forum, Operator Nadaq yang berbasis di New York itu mengklaim, tidak ada data e-commerce maupun transaksi di website itu. Sebab, website komunitas itu terbuka untuk masyarakat umum yang ingin saling berbagi pengetahuan mengenai isu-isu pergerakan pasar saham.

Menurut laporan, kemampuan hacker dalam menyerang website telah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari segi kecanggihan, komplkesitas, perluasan infiltrasi maupun kerusakan berskala besar yang ditimbulkannya.

“Sebuah serangan besar bisa mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat luas dan penarikan diri dari pasar,” ungkap laporan tersebut disusun Dapartemen riset Komisi Internasional Organisasi Sekuritas dan Federasi Bursa Dunia.

Semenjak kejadian ini, pada hari Kamisnya, perusahaan-perusahaan Wall Street bersama bursa dan regulator lainnya mengadakan suatu simulasi serangan Cyber. Itu dilakukan untuk membantu bursa dalam melawan serangan digital sebenarnya bila sewaktu-waktu kembali datang. Sebab, lalu lintas perdagangan bursa yang mencapai miliar dolar tiap harinya bisa terganggu akibat ini.

nasdaq 3

Kini, Nasdaq telah memperbarui dan memulihkan situs komunitas tersebut. Pihaknya meminta pengguna untuk memperbarui password mereka yang telah dinyatakan kadaluarsa akibat serangan hacker.

Kejadian ini bukan kali pertama menimpa Nasdaq. Pada 2010 silam, peretas berhasil menyusup ke dalam sistem komputer bursa dengan teknologi bernama Botnet. Itu memungkinkan hacker dapat mematai-matai para direktur di perusahaan-perusahaan publik yang terdaftar di Bursa. Lalu pada Februari 2012, Hacker kembali menyerang denial of service (DnS) Nasdaq. Itu mengakibatkan sistem komputer dan website Nasdaq ikut terganggu.

Sekedar informasi, ada 100 perusahaan publik yang terdaftar di NASDAQ-100, termasuk raksasa IT di antaranya Google, Apple, NVIDIA, Activision Blizzard, Mirosoft, Google, dan sebagainya.

h

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…