Hands-on Review Motherboard MSI Z87 XPOWER
Komponen – Military Class 4
Motherboard yang ditujukan untuk overclocking pastinya sarat dengan komponen kelas atas, dan ini yang terjadi pada MSI Z87 XPOWER.

Mulai dari MOSFET, MSI untuk pertamakalinya menggunakan IR3550 Integrated PowIR Stage. IR3550 merupakan Driver-integrated MOSFET (a.k.a DrMOS) yang memiliki rating arus sangat tinggi, 60A per MOSFET, dan ini menjadikannya sebagai salah satu MOSFET yang paling powerful di pasaran. Bahkan motherboard high-end Gigabyte Z87X-OC tidak menggunakan MOSFET tipe ini, melainkan satu kelas dibawahnya yakni IR3553 dengan rating 40A per MOSFET.
Dan pada Z87 XPOWER, MSI menggunakan topologi VRM 32-Phase. Dengan setiap MOSFETnya dirating 60A, berarti VRM Motherboard ini siap untuk mensuplai daya lebih dari 1920W – sungguh Overkill! Catatan: Kami bahkan belum pernah melihat prosesor Haswell yang menarik daya prosesor lebih dari 400W saat melakukan extreme overclocking.





OC Essentials
Seperti biasanya ditemui pada motherboard yang menyandang gelar ‘Overclocking Motherboard’, MSI menyertakan beberapa fitur tambahan untuk memudahkan para penggunanya. Fitur-fitur tersebut bisa dilihat dibawah ini:




Dan dibawah ini anda bisa saksikan berbagai tombol ekstra pada Z87 XPOWER untuk membantu proses pencapaian overclocking :

Kegunaan tombol-tombol tersebut adalah sebagai berikut :
- Multiplier Up / Down : Menaikkan atau menurunkan CPU Multiplier dengan 1x increment, bisa digunakan di OS secara real-time
- BCLK Up / Down : Menaikkan atau menurunkan CPU BCLK di OS. Pilihan interval BCLK bisa dipilih menggunakan switch BCLK_STEP1 dibawahnya, dengan 2(dua) macam pilihan : per 0.1 Mhz atau per 1Mhz.
- V-Check Point : Berguna untuk mengukur berbagai voltase secara real-time saat sistem berjalan. Voltase yang bisa dimonitor disini adalah VCC_IN, DRAM Voltage, VCore, IGP Voltage, CPU RING Voltage dan CPU System Agent Voltage.
- Complete Discharge : Ini adalah fitur yang sama sekali baru di MSI, dimana penekanan tombol ini selama 2 detik akan menghapus semua data di motherboard, tidak hanya di CMOS dan NVRAM, namun juga semua informasi dari Z87 PCH. Saat Clear CMOS tidak bisa mengembalikan sistem ke keadaan default, tombol ini bisa digunakan. Kami menemukan bahwa tombol ini sangat berguna untuk mengembalikan sistem ke keadaan default, ketika sistem gagal boot karena BCLK terlalu tinggi.
BIOS dan Command Center Lite

Dan MSI pun menyediakan sebuah utiliti overclocking yang disebut ‘MSI Command Center Lite’ untuk digunakan bersama MSI Z87 XPOWER :

Utility yang sangat ramah resource ini bisa mengubah berbagai variabel di sistem, mulai dari CPU Multiplier, CPU Ring Multiplier, Base Clock(BCLK), dan berbagai Voltase(VCCIN,VCore,Ring,VDimm, PCH, VSA,VIOA, VIOD). Semua ini bisa diinput langsung dari keyboard, dan berlaku real-time(tidak perlu restart untuk melihat perubahan).















