Hands-On Review EGO Smart Beam: Proyektor Portabel Berukuran Kecil

Reading time:
July 21, 2013

Penggunaan

Untuk melihat kemampuan dari Smart Beam, kami mencoba menggunakan perangkat tersebut di berbagai kondisi ruangan dengan 2 perangkat yang digunakan sebagai sumber gambar, yaitu sebuah laptop berbasis sistem operasi Windows 7 dan sebuah smartphone Android. Laptop yang kami gunakan memiliki port HDMI, sehingga kami bisa langsung menggunakan kabel HDMI to Micro HDMI yang disertakan untuk menghubungkan laptop ke unit Smart Beam. Namun, untuk smartphone, karena smartphone yang kami gunakan hanya memiliki port Micro HDMI, kami harus menggunakan adapter HDMI to Micro HDMI tambahan yang tidak disertakan dalam paket penjualan proyektor.

IMG_5325

Ukuran kecil yang diusung Smart Beam membuat proyektor tersebut tidak memiliki mekanisme pengoperasian yang rumit. Pengguna hanya perlu menghidupkan perangkat, memasang input, dan mengarahkan proyektor ke bidang proyeksi. Tidak diperlukan pengaturan apapun di proyektor, karena memang proyektor ini tidak memiliki mekanisme pengaturan apapun didalamnya.

Kami mencoba menggunakan Smart Beam untuk menampilkan berbagai jenis visual ke bidang proyeksi dari kedua sumber gambar yang kami gunakan, seperti desktop, foto, video, dan materi presentasi. Ketika menggunakan smartphone, kami tidak mengalami kesulitan dalam menampilkan proyeksi layar dengan menggunakan proyektor ini. Tampilan proyeksi akan langsung menyesuaikan orientasi horizontal dari smartphone dan kami bisa memutar video serta menampilkan foto dengan baik tanpa terasa adanya lag.

Proyeksi yang ditampilkan Smart Beam ketika kami mengujinya dengan menggunakan smartphone Android.
Proyeksi yang ditampilkan Smart Beam ketika kami mengujinya dengan menggunakan smartphone Android.
Kami juga mencoba untuk memutar video pada smartphone dan menampilkannya melalui proyektor ini.
Kami juga mencoba untuk memutar video pada smartphone dan menampilkannya melalui proyektor ini.
Terakhir, kami juga mencoba menampilkan beberapa foto yang ada di dalam smartphone melalui Smart Beam.
Terakhir, kami juga mencoba menampilkan beberapa foto yang ada di dalam smartphone melalui Smart Beam.

Beralih ke sumber gambar dari laptop. Ketika pertama kali menghubungkan Smart Beam ke laptop dengan kabel HDMI, laptop langsung menyesuaikan tampilan dengan menjalankan kedua display, LCD laptop dan proyektor, dalam mode “Duplicate”. Penasaran dengan resolusi maksimal yang bisa dijalankan oleh Smart Beam, kami mencoba mengatur Screen Resolution di Windows 7 dan mengatur kedua display untuk beroperasi secara terpisah dalam mode Extended. Kami berhasil mendapatkan opsi pengaturan resolusi 720 x 576 sebagai resolusi maksimal yang didukung dan ternyata proyektor Smart Beam benar-benar bisa menampilkan resolusi tersebut walaupun di spesifikasi resmi yang tertera di box perangkat tersebut hanya mendukung resolusi tampilan hingga 640 x 480 saja.

SS 1
Ketika menghubungkan Smart Beam ke laptop dan menampilkan jendela browser, kami merasa agak kurang nyaman dengan resolusi rendah yang dimiliki proyektor ini.
Ketika menghubungkan Smart Beam ke laptop dan menampilkan jendela browser, kami merasa agak kurang nyaman dengan resolusi rendah yang dimiliki proyektor ini.

Dari laptop, kami mencoba untuk menampilkan beberapa tampilan melalui Smart Beam, seperti membuka website, menampilkan presentasi serta foto. Tidak berbeda dengan ketika menggunakan smartphone, proyektor ini mampu memberikan respon yang baik.

Selain visual, Smart Beam juga bisa menghasilkan suara karena telah dilengkapi dengan speaker internal. Kualitas suara dari speaker tersebut memang tidak terlalu tinggi, tetapi sudah cukup baik untuk menghasilkan suara yang cukup nyaman didengar ketika kami mencobanya untuk memutar sebuah film.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

March 10, 2026 - 0

Sony Dikabarkan Lakukan Dynamic Pricing Test di PlayStation Store

Harga game di PS Store dikabarkan perlihatkan adanya perbedaan, berkat…
March 10, 2026 - 0

Marathon Sertakan Nama Artis Dari Drama Plagiat di Credits

Akhirnya misteri seputar penyelesaian drama plagiat art yang sempat terjadi…
March 10, 2026 - 0

Studio Developer Until Dawn Remake Resmi Ditutup Pada Februari 2026

Efek dari kurang suksesnya Until Dawn Remake di 2024 lalu…
March 10, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Karyawannya di Awal 2026

Studio yang ada di balik MindsEye kembali lakukan PHK massal…