Pasar Tenaga Kerja TI di AS Terus Meningkat

Author
Ozal
Reading time:
July 20, 2013
Pekerja IT

Pesatnya pertumbuhan teknologi informasi (TI) membawa dampak yang baik bagi terciptanya banyak lowongan perkerjaan berbagai perusahaan TI Amerika Serikat. Pertumbuhannya pun mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibanding tahun lalu.

Menurut hasil laporan dari Techserve Alliance, hingga Juni tahun ini, total pekerjaan baru yang bergerak di bidang TI telah mencapai 4,47 juta atau meningkat sebanyak 22.600 pekerjaan dari Mei sebelumnya. Jumlah itu pun belum termasuk dari pekerjaan IT yang berasal dari manufaktur yang diproyeksikan ikut meningkat. Di luar manufaktur teknologi, pekerja IT memberikan kontribusi sekitar tiga persen dari total tanaga di AS yang mencapai 155 juta. Pesatnya pertumbuhan ekonomi AS itu, secara keseluruhan telah meningkatkan lowongan hingga 195 ribu pekerja pada Juni tahun ini.

Demikian pula dengan hasil yang dirilis dari Foote Partner. Mereka melaporkan, ada sekitar 18.200 perkerjaan TI baru pada bulan Juni lalu. Bahkan terjadinya peningkatan jumlah pekerjaan baru tiap bulannya yang mencapai rata-rata 13.500 pekerjaan TI.

Kepala Analis Foote Partner, David Foot menjelaskan, walaupun tingkat pengangguran di AS berada di kisaran 7,6 persen dari angkatan kerja nasional dan semua lowongan yang ada, pekerjaan TI terus mengalami pertumbuhan. Upah yang diterima pekerja TI pun lebih stabil dan tinggi dibanding dengan jenis pekerjaan lain yang full time.

pekerja IT 2 (1)

Hasil ini agak sedikit berbeda dengan laporan yang dikeluarkan oleh Janco Associates dalam menganalis pasar tenaga kerja di AS. Mereka menggunakan metode perhitungan berdasarkan hasil rata-rata yang mereka dapat dari tiap kategori jenis pekerjaan yang ada. Menurut mereka, jumlah pekerjaan di AS, termasuk di bidang IT, hanya meningkat sebanyak 9.900 pada Juni lalu.

Meskipun terjadi peningkatan perekrutan tenaga kerja, namun Janco mengatakan, gaji IT tetap masih standar seperti halnya jenis pekerjaan lain. “Berdasarkan wawancara Kami dengan lebih dari 96 CIO (Chief Information Technology), Kami menyimpulkan, CIO tidak terlalu terburu-buru dalam merekrut staf baru. Kecuali, guna memenuhi kebutuhan jangka pendek perusahaan berdasarkan kondisi perekonomian yang ada,” klaim CEO Janco Associates, Victor Janulaitis.

Di sisi lain, ada juga sebagian raksasa TI di AS yang enggan merekrut staf baru dan bahkan melakukan PHK besar-besaran. Selama beberapa minggu terakhir ini, IBM telah mem-PHK 3.000 pekerjanya. Lalu Hewlett Packard (HP) dan Symantec juga berwacana akan melakukan pemotongan pegawai beberapa waktu ke depan.

(sumber: PC World)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…