Review PCCooler S122: HSF Twin Tower dengan Harga Terjangkau

Reading time:
July 25, 2013

Metode Pengujian

Untuk melihat kemampuan heatsink ini dalam mendinginkan prosesor, kami menguji dengan menggunakannya untuk mendinginkan prosesor Core i7-930 dalam keadaan default menggunakan HSF stock dan PCCooler S122 dengan suhu ruangan kami jaga antara 28-29 C. Kami menggunakan dua aplikasi untuk membantu mendapatkan gambaran terkait kemampuan perangkat pendingin ini untuk mendinginkan sistem yang berada dalam keadaan terbebani beban kerja:

  • Linpack 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar Linpack memenuhi penggunaan memory sebanyak -banyaknya selama 30Menit.
  • Core Temp 1.0RC3 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.

Pengujian

Processor @133 x 22 (2926 Mhz), Turbo Boost Enabled
Memory DDR3 @1600Mhz, CL9-9-9-24 1T
VCore 1.2v, VTT 1.2v, VDimm 1.65v

idle hsf PCCoolerS122_TempLog PCCoolerS122_Temp1

Berdasarkan pengujian kami, HSF PCCooler S122 mampu membantu melepas panas jauh lebih baik dari HSF stock yang ada dalam paket penjualan prosesor. Anda bisa melihat perbedaan kemampuan tersebut, terutama ketika sistem berada dalam keadaan mendapat beban kerja, dimana PCCooler S122 berhasil mencatatkan suhu maksimal sekitar 25 derajat Celcius lebih rendah dari HSF Stock.

Kesimpulan

HSF ini memiliki performa yang tidak kalah dengan heatsink twin tower lainnya walau harganya lebih terjangkau. Hanya dengan Rp 490,000 Anda sudah bisa membawa pulang perangkat pendingin dari PCCooler ini. Fan bawaan HSF ini sangatlah kencang, tetapi menghasilkan noise yang rendah, sekalipun pada keadaan full load. Andaikan HSF ini mendapatkan tambahan sebuah fan lagi, performanya bisa jauh lebih baik.

Kelebihan
+ Harga murah
+ Performa baik
+ Bonus heatsink RAM

Kekurangan
– Fan hanya Satu buah
– Akan sedikit bermasalah ketika menggunakan heatsink RAM tinggi

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…