Snapdragon 800 Workshop: RF360, LTE untuk Semua Frekuensi

Reading time:
July 1, 2013
Qualcomm Workshop

Anda tentu sudah mendengar mengenai LTE bukan? Mungkin kita telah mendengar istilah Long Term Evolution ini sebagai sang penerus HSDPA dan WIMAX di Indonesia. Teknologi yang satu ini memang belum secara resmi ada di Indonesia, tetapi menurut kabar yang kami terima, tiga operator besar di Indonesia sedang mempersiapkannya.

Berbicara mengenai LTE, ternyata tidak semudah yang kita tahu. LTE, atau dikenal sebagai 3GPP (3rd Generation Partnership Project) Release 8, ternyata memiliki beberapa kategori yang disebut CAT 1 sampai CAT 5. Setiap kategori membedakan kecepatan transfer data yang dimilikinya. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Kategori

Kecepatan Download (Mbps)

Kecepatan Upload (Mbps)

1

10,3

5,2

2

51

25,5

3

102

51

4

150,8

51

5

299,6

75,4

Nah, jika Anda menganggap hal di atas terlalu ruwet, ada lagi yang dapat membuat Anda bingung. Beberapa waktu yang lalu tersiar kabar bahwa iPad generasi ke empat yang telah mendukung LTE di Amerika ternyata tidak dapat dipakai di negara Australia. Hal tersebut karena dari beberapa region dunia, LTE menggunakan frekuensi yang berbeda. LTE menggunakan frekuensi 700, 800, 1700, 1800, 1900, 2100, 2500, dan 2600 MHz. Cukup? Belum! Ternyata setiap frekuensi tersebut juga memiliki standar kanal bandwidth yang berbeda-beda pula.

Gobi RF360

Hal tersebut membuat semua vendor smartphone dan tablet harus memproduksi perangkat mereka dengan modem LTE yang berbeda pula untuk setiap negara. Disinilah Snapdragon 800 dari Qualcomm berunjuk gigi. Dengan chip yang tertanam di Snapdragon 800, RF360 mampu mengeliminir semua masalah mengenai perbedaan frekuensi dan kanal bandwidth tersebut. RF360 akan menangani semua koneksi  seperti LTE-FDD, LTE-TDD, WCDMA, EV-DO, CDMA 1x, TD-SCDMA, dan GSM/EDGE.

Leo Shen

Leo Shen, Staff Manager Marketing dari Qualcomm China mengatakan bahwa chip yang satu ini akan terdapat pada semua perangkat yang menggunakan Snapdragon 800 di masa depan. Terlebih, saat ini sudah tiga buah perangkat smartphone yang juga telah mendukung LTE diluncurkan, seperti Xperia Z Ultra, Samsung Galaxy S4 update, dan LG Optimus G2. Di masa depan, akan banyak perangkat yang menggunakan Snapdragon 800 ini. Jadi mari kita tunggu perangkat-perangkat tersebut untuk hadir di Indonesia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…