China Tangkap 2 Orang Terkait Penyebaran Rumor Melalui Internet
Ketatnya peraturan terkait penyebaran kabar melalui Internet di China kembali memakan korban. Beberapa waktu lalu, dua orang dikabarkan ditangkap oleh pemerintah China karena menyebarkan rumor berisi kabar tidak menyenangkan melalui situs Sina Weibo, jejaring sosial populer di negara tersebut. Tentu saja, keduanya ditangkap karena rumor yang disebarkan terbukti tidak benar dan menyudutkan pihak-pihak tertentu.

Kedua penyebar rumor tersebut, Qin Zhihui dan Yang Xiuyu, disebut oleh pihak pemerintah China sebagai individu yang bertanggung jawab atas tersebarnya kabar miring terkait figur ternama di negara tersebut. Keduanya disebut banyak meraih keuntungan terkait tersebarnya kabar miring tersebut, dimana banyak orang disebut terus mengikuti kabar-kabar yang disebarkan keduanya dan bahkan banyak yang mempercayai kabar tersebut.
Selain kabar tersebut, Zhihui dan Xiuyu juga dituding telah menyebarkan beberapa rumor lain, termasuk diantaranya yang langsung menyerang bagian dari pemerintah China dan menuding individu tertentu dalam sistem pemerintahan telah melakukan hal yang tidak pantas. Berdasarkan penyelidikan, hal-hal tersebut tidak terbukti kebenarannya dan keduanya harus menanggung resiko dari tindakannya yang dianggap hanya dilakukan untuk meraup keuntungan bagi diri mereka dan kelompoknya.
Sejak penggunaan Internet, terutama untuk jejaring sosial, mulai marak di China, pemerintah China turut memperketat peraturan terkait pemanfaatan Internet untuk hal-hal yang tidak benar. Selain itu, untuk menganggulangi maraknya rumor-rumor yang beredar di Internet, pemerintah China dikabarkan juga menyiapkan situs khusus untuk mendiskusikan dan menanggapi rumor-rumor tersebut serta “meluruskan” pandangan publik terkait kabar-kabar yang beredar.

















