Kicauan di Twitter Bantu Tingkatkan Rating Acara TV

Author
Ozal
Reading time:
August 14, 2013
twitter

Perusahaan pengukur rating media, Nielsen menemukan, aktivitas pengguna melalui kicauannya di micro blogging Twitter dapat meningkatkan rating acara televisi. Itu ditemukan Nielson setelah menganalis 221 program televisi prime-time.

Nielsen mengatakan, lonjakan jumlah tweet yang berisi komentar tentang acara televisi turut membuat rating acara tersebut meningkat hingga 29 persen. Penelitian ini memiliki dampak yang lebih besar bagi genre acara TV tertentu. Dari hasil pantaunnya, sebanyak 44 persen pengguna Twitter mengomentari acara reality show, lalu diikuti dengan acara komedi sebanyak 37 persen. Sementara itu, acara olahraga dan drama, masing-masing memilliki porsi 28 dan 18 persen.

“Dengan menggunakan analisis time series, Kami melihat hubungan pengaruh yang signifikan. Secara statistik menunjukkan, lonjakan rating TV dapat meningkatkan volume tweet, dan sebaliknya, lonjakan tweet dapat meningkatkan tune-in (orang menonton TV),” kata Paul Donato, kepala kantor penelitian Nielsen.

Dilansir dari Bloomberg, studi ini pertama kalinya bagi Nielsen dalam membentuk hubungan langsung antara aktivitas Twitter dan penggunaan TV. Hal ini berpotensi membantu jejaring sosial tersebut menarik pundi-pundi dolar dari iklan. Sebab, pihak stasiun TV atau pembuat acara bakal berbondong-bondong meminta Twitter agar acaranya dipromosikan di timeline pengguna. Terlebih, Twitter tengah mengejar target pendapatannya pada 2014 mendatang hingga US$ 1 miliar dolar.

twitter 2

CEO Twitter, Dick Costolo memang tengah memperluas layanan jejaring sosialnya itu dengan menargetkan pengguna agar berkicau tentang acara televisi apapun yang mereka nonton. Sehingga unit pemasaran di stasiun TV maupun pemasang iklan, secara bersamaan dapat menjangkau seberapa besar rating acaranya melalui pengguna Twitter.

Twitter juga telah menjalin kemitraan dengan pembuat acara TV, seperti Walt Disney ESPN, Viacom MTV, Nickelodeon, Time Warner, TNT, TBS, dan CNNN. Kerja sama itu memungkinkan mitranya dapat mempromosikan video streaming acara di laman timeline Twitter. Taktik Twitter itu agak berbeda dengan yang dilakukan rival terdekatnya, Facebook. Mereka menawarkan kliennya dengan memasang video bergaya iklan TV berdurasi 15 detik di halaman Facebook. Dari rumor yang beredar, pengiklan TV Facebook mesti membayar hingga US$ 2,5 juta per hari.

Nielsen sendiri juga menawakan jasa penghitung rating acara TV melalui unitnya yakni AGB Nielson Media Research. Di Indonesia sendiri, ada 10 stasiun TV top yang menggunakan jasa Nielson guna memperoleh data rating. Selama ini, penghitungan rating acara TV yang dilakukan Nielson dengan menggunakan perangkat set-top-box, People Meter. Perangkat itu kemudian disebar ke lebih dari 2.000 responden rumah tangga pemilik TV di suatu kota. Alat tersebut nantinya mengirimkan data ke server Nielsen, mengenai acara TV apa saja yang ditonton korespondennya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…