Butuh US$ 1 Juta Agar Profesor Ini Mau Bikin Akun Facebook

Author
Ozal
Reading time:
September 8, 2013

Ketakutannya akan penyalahgunaan identitas pribadi yang beredar di jejaring sosial membuat Eben Moglen, seorang profesor hukum di Columbia Law School, enggan membuat akun di Facebook. Bahkan, Moglen menyatakan, tidak akan menggunakan Facebook bila tidak ada yang membayarnya lebih dari US$ 1 juta.

facebook (1)

Dia pun rela menciptakan program enkripsi komunikasinya sendiri, memblokir iklan yang masuk ke web browser-nya, hingga mengelola server datanya sendiri. Dia juga menggunakan ponsel “dumb” yang tidak mampu mengirimkan sebuah data pribadi terenkripsi.

Semua ini ia lakukan karena Moglen memandang, perusahaan IT tanpa henti mengumpulkan data pribadi penggunanya guna meraih keuntungan maksimal. “Pada abad ke 21 ini yang berarti, mereka berkomitmen tentang anonimitas tanpa peduli apa yang mereka pikir mereka lakukan. Sebab, anonimitas tidak menguntungkan di dunia di mana konsumen mengetahui apa yang membuat bisnis bekerja. Ini fakta tak terelakan bahwa teknologi kualitatif mereka mengharuskannya untuk mengenal orang-orang di dalam maupun di luar,” ungkapnya.

Pria berjenggot ini terus mengawasi keberadaan Facebook tanpa membuat akun satu pun di sana. Hanya ada satu atau lebih akun fanpage mengatasnamakan Moglen yang tampaknya bukan Mogle yang mengelola. Ia pun terus mengolok-olok Facebook dan penggunanya yang menurutnya, “mereka harus di Facebook untuk bisa eksis di dunia modern ini”

“(Cara) pemasaran Zuckerberg ialah setiap orang mesti berbagi. Kami untuk keterbukaan, kami untuk privasi. Apa yang salah coba dengan Zuckerberg karena ia menjalankan layanan intelejen swasta yang memberikan segalanya gratis selama mereka diizinkan untuk mengawasi. Apa yang salah coba dengan Zuckerberg bahwa Ia berpura-pura menyewa sebuah ‘kamar hotel pribadi Anda’ dan dia punya lubang untuk mengintip,” sindir Moglen yang ditujukan ke pendiri Facebook, mark Zuckerberg.

Profesor yang juga menyuarakan ide software open source dan gratis ini bukan seorang Technophobe atau orang yang menghindari teknologi baru. Ia mengaku telah menggunakan komputer sejak berusia 13 tahun pada 1972 silam. Awal karirnya pun menjabat sebagai programmer dan analis di IBM. Saat ini, di antara program mata kuliah yang diajarkannya di universitas maupun publik, salah satunya yakni “Komputer, Privasi, dan Konstitusi”

Ia membayangkan, “Begitu saya memiliki akun Facebook, setiap tombol ‘like'” di web akan mengantarkan saya ke ‘home’. saya tidak setuju untuk menaruh barang-barang saya (seperti foto, video, catatan) di sana,. Apa kesepakatan yang mungkin mereka tawarkan kepada saya?,” imbuhnya.

Tiga tahun lalu, melalui kuliah umumnya bertema “privasi internet”, Moglen berhasil menginspirasi empat mahasiswa New York University (Ilya Zhitomirsky, Dan Grippi, Max Salzberg, dan Raphael Sofaer) mengembangkan jejaring sosial “Diaspora” sebagai tandingan Facebook. Jejaring sosial open source merupakan proyek jejaring sosial yang tidak dikendalikan secara terpusat, namun dibangun dengan jaringan, di mana tiap penggunanya memiliki hak kendali terhadap data server masing-masing yang terhubung ke internet. Berbeda dengan Facebook di mana kebijakan mengendalikan server merupakan wewenang perusahaan. Sehingga hal ini rawan akan penyalahgunaan data pribadi, bila seandainya Facebook diam-diam bekerja sama dengan badan intelejen ataupun pemerintah suatu negara.

(sumber: Forbes)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…

Gaming

September 29, 2026 - 0

Xbox Diklaim Beri Dana Lebih Sedikit Dari Sony Untuk PHYSINT

Rumor terbaru sebutkan Xbox berikan dana pengembangan yang lebih sedikit…
September 29, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi Transfer Informasi Untuk Controller PlayStation

Sony patenkan teknologi transfer informasi via controller, yang bisa digunakan…
September 29, 2026 - 0

AYANEO Dapatkan Fitur Native Frame Generation di SteamOS

SteamOS ARM kini mendukung handheld AYANEO Pocket S2 dan S2…
September 29, 2026 - 0

Razer Luncurkan Webcam Kiyo V2 Pro Untuk Game Streamer & Content Creator

Razer luncurkan webcam kelas premium Kiyo V2 Pro, dilengkapi sensor…