Chrome Mulai Menolak Plugin Eksternal

Author
Patrick
Reading time:
September 24, 2013
logo-chrome-baru

Anda biasa membuka content web yang memerlukan plugin seperti Java, Silverlight, ataupun Unity? Mulai tahun depan, browser Google Chrome akan meniadakan dukungan untuk plugin seperti ini.

Patut diingat, plugin berbeda dengan extension yang memang sangat didukung oleh Chrome, ataupun browser besar lainnya. Plugin (seperti Java ataupun Silverlight) pada dasarnya menggunakan teknologi yang sudah ada sebelum Chrome dibuat. Teknologi ini dinamakan Netscape Plug-in Application Programming Interface, atau “NPAPI”. Teknologi inilah yang mendukung plugin pihak ketiga seperti Java applet. Lalu, bagaimana dengan Flash? Plugin Flash milik Adobe didukung Chrome lewat teknologi buatan mereka sendiri yang dinamakan Pepper (PPAPI). Oleh karena itu, Chrome tetap mendukung Flash.

Per 1 Januari 2014 nanti, Chrome akan meniadakan dukungan untuk plugin eksternal dan lebih mendukung metode web standards yang dibuat khusus untuk web seperti Canvas, HTML5, dan lain sebagainya. “Web telah berevolusi. Browser sekarang ini lebih cepat, aman, dan lebih mampu dibanding para pendahulunya,” ujar Justin Schuh, seorang engineer dari Google pada sebuah postingan blog. “Namun, arsitektur NPAPI yang sudah ada sejak 90-an merupakan salah satu sebab browser hang, crash, permasalahan kemanan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Chrome akan menghilangkan dukungan terhadap NPAPI mulai tahun depan.”

via Chrome Blog

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…