Hands-On Review: Corsair Vengeance SODIMM 1x4GB DDR3-1600

Reading time:
September 8, 2013
DSC00391

Sebelum ini, kami telah membuat sebuah artikel tentang bagaimana meng-upgrade memori Anda pada sebuah Ultrabook ASUS S400CA. Sekarang, kami akan mengulas sedikit lebih dalam mengenai modul RAM yang kami gunakan untuk upgrade tersebut, yakni Corsair Vengeance SODIMM 1600MHz 1 x 4GB. Corsair Vengeance SODIMM dengan kode model CMSX4GX3M1A1600C9 ini merupakan sebuah memori DDR3 dengan rating tegangan 1.5V yang didesain untuk notebook/laptop dan kompatibel dengan Intel Core i5/Core  i7 generasi ke-2 dan ke-3.

Foto Produk

Berikut ini penampilan modul RAM Corsair Vengeance SODIMM, dan juga kemasannya :

DSC00383 DSC00386

 

Spesifikasi

DSC00385

Berikut detail spesifikasi Corsair Vengeance SODIMM DDR3-1600, sesuai yang tertera pada websitenya:

VengeanceSODIMM_Spec

Dengan kapasitas memori sebesar 4GB, RAM Corsair Vengeance SODIMM didukung dengan kecepatan sebesar 1600Mhz dan Timing 9-9-9-24. Preset Serial Presence Detect (SPD) RAM ini berjalan pada frekuensi 1333Mhz dan timing 9-9-9-24. Yang unik, Corsair memberikan support XMP(Xtreme Memory Profile) untuk memori ini.

screen006

 

 

Pada kesempatan kali ini, kami menguji memori Corsair Vengeance DDR3 1600C9 ini pada sebuah notebook ASUS Vivobook S400CA. Meskipun dirating pada DDR3-1600 dengan CAS Latency 9-9-9-24, memori timing yang kami dapatkan ternyata hanya 11-11-11-28 1T. Hal ini terjadi karena BIOS notebook yang kami gunakan men-setting modul RAM add-on kami untuk berjalan pada timing default RAM yang tersolder pada motherboard notebook-nya, yakni 11-11-11-28 1T. Mengingat platform yang kami gunakan adalah sebuah notebook, tidak ada cara untuk mengubah timing ini secara manual. Untung saja, kami masih mendapat frekuensi DDR3-1600, sehingga timing CAS Latency 11 ini masih bisa sedikit ditolerir.

Berikut timing dan frekuensi Corsair Vengeance SODIMM DDR3-1600 saat beroperasi:

DualChannel Capture

 

Platform Pengujian

DSC00506

Seperti yang kami utarakan diatas, pengujian memori ini berlangsung pada sebuah ASUS Vivobook S400CA, dengan spesifikasi :

  • Prosesor : Intel Core i3-3217U
  • Chipset Motherboard : Intel Mobile HM76 Express Chipset
  • RAM : Bawaan DDR3-1600C11 1x4GB + Corsair Vengeance DDR3-1600 1x4GB (Total 8GB, berjalan di konfigurasi Dual-channel)
  • VGA : integrated Intel HD Graphics 4000
  • HDD : 500GB SATA
  • OS : Win8 64-bit

Simak pengujian performa di halaman berikutnya!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…