Hands-On Review Creative Sound BlasterAxx SBX20: Speaker Handsfree Raksasa

Reading time:
September 11, 2013

Penggunaan

Saat pertama kali mengeluarkan perangkat ini dari kemasan paket penjualannya, kami ragu perangkat ini akan nyaman digunakan ketika diletakkan di atas meja kerja kami. Tentu saja, dengan panel kontrol di bagian atas perangkat dan tinggi sekitar 40 cm, panel kontrol tersebut kami perkirakan akan cukup sulit dijangkau dalam keadaan speaker berada di atas meja dan kami sedang duduk di kursi di depan meja kerja tersebut. Untungnya, perkiraan kami tersebut salah. Posisi panel di bagian atas yang dibentuk dalam bidang miring tersebut membuat panel kontrol tersebut tidak sulit dijangkau.

Perbandingan ukuran SBX20 dengan smartphone 4.3
Perbandingan ukuran SBX20 dengan smartphone 4.3″ yang kami gunakan dalam pengujian.

Ketika pertama kali menyalakan speaker Creative ini, karena tidak adanya adapter daya yang disertakan dalam paket penjualan, kami menggunakan kabel bawaan dari paket penjualan yang dihubungkan ke adapter universal tanpa merek yang kebetulan ada di meja pengujian kami. Anehnya, ketika kami menggunakan adapter tersebut untuk memasok daya ke perangkat, kami mendapati panel kontrol di bagian atas perangkat tidak dapat bekerja dengan baik. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mengganti adapter tersebut dengan adapter lain bawaan dari paket penjualan dari salah satu smartphone ternama dan ternyata panel kontrol tidak lagi bermasalah.

Ketika terhubung dengan perangkat melalui Bluetooth, lampu indikator akan menyala biru. Selain itu, ketika terhubung ke perangkat yang memiliki fitur voice call, indikator phone akan menyala.
Ketika terhubung dengan perangkat melalui Bluetooth, lampu indikator akan menyala biru. Selain itu, ketika terhubung ke perangkat yang memiliki fitur voice call, indikator phone akan menyala.

Bila pengguna memasok daya ke perangkat ini melalui adapter daya, pengguna harus menggunakan koneksi Bluetooth untuk menghubungkan perangkat sumber suara ke speaker ini. Oleh karena itu, kami menggunakan salah satu smartphone yang ada di lab. pengujian kami untuk menjadi sumber suara untuk perangkat ini. Sound BlasterAxx SBX20 mampu mereproduksi suara dengan cukup baik ketika digunakan untuk memutar file musik dan film yang ada di dalam smartphone tanpa terasa adanya lag walaupun menggunakan koneksi Bluetooth.

Voice Focus dan Noise Cancelling.
Voice Focus dan Noise Cancelling.

Ketika digunakan untuk melakukan panggilan telepon, speaker ini mampu menghasilkan suara yang cukup jernih. Fitur Voice Focus dan Noise Cancelling yang dimilikinya juga bisa membantu mereduksi suara-suara yang tidak seharusnya ditangkap oleh mic dan dikirimkan ke lawan bicara. Sayangnya, ketika kami menguji secara intensif kedua fitur tersebut, Noise Cancelling yang ada ternyata kurang mampu mereduksi suara bising di latar belakang yang memiliki volume di atas batas tertentu, sehingga suara bising tersebut tetap terdengar oleh lawan bicara. Sedangkan untuk Voice Focus, dalam beberapa percobaan yang kami lakukan, fitur tersebut mampu memfilter suara dari zona diluar zona fokus mic. Namun, ketika suara yang datang dari luar zona fokus terlalu keras, terkadang suara tersebut masih tertangkap oleh mic dan masih terdengar oleh lawan bicara.

Sound BlasterAxx SBX20 (62)

Selain input Bluetooth, perangkat ini juga bisa menerima input USB dari PC yang secara simultan mampu mentransfer daya dan data dari PC ke perangkat ini. Perangkat ini akan langsung dikenali sebagai sebuah speaker ketika dihubungkan ke PC melalui kabel USB. Creative juga menyediakan sebuah aplikasi yang dapat mendukung kerja dari perangkat ini yang tersedia secara gratis di situs mereka. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengontrol beberapa fungsi seperti yang terdapat di panel kontrol perangkat. Selain itu, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengatur SBX Profile.

Kualitas Suara dan SBX Profile

Speaker Sound BlasterAxx SBX20 tampaknya lebih didesain untuk mengakomodasi lagu atau film dengan suara yang tidak terlalu ramai. Hal itu terlihat ketika kami menguji speaker ini dengan berbagai lagu dari file FLAC dan MP3 (320 kbps) yang biasa kami dengarkan sehari-hari. Ketika memutar lagu dengan suara yang tidak terlalu ramai, seperti lagu-lagu akustik dan lagi slow pop, speaker ini mampu menghasilkan suara yang baik. Namun, ketika kami memutar lagu-lagu band dengan banyak alat musik, speaker ini mulai menunjukkan penurunan kualitas suara, terutama di bagian suara rendah/bass.

Demikian juga untuk film, ketika bagian dialog yang disertai dengan alunan musik ringan di latar belakang sedang diputar, speaker ini mampu menghasilkan suara yang baik. Namun, ketika bagian penuh aksi dengan suara teriakan dan ledakan, speaker ini kembali menunjukkan penurunan kualitas suara.

Sound BlasterAxx SBX20 (50)

Kami mencoba menggunakan aplikasi khusus dari Creative untuk mengatur SBX Profile dari perangkat ini untuk mengatasi penurunan kualitas suara yang terjadi. Sayangnya, berbagai pengaturan yang kami lakukan ternyata masih belum bisa benar-benar mengatasi hal tersebut. Walaupun begitu, dengan pengaturan SBX Profile, penurunan kualitas suara yang terjadi bisa diminimalisasi.

SBX Profile dapat diatur melalui Sound BlasterAxx Control Panel yang bisa didapatkan gratis di situs resmi Creative.
SBX Profile dapat diatur melalui Sound BlasterAxx Control Panel yang bisa didapatkan gratis di situs resmi Creative.

Satu hal menarik dari SBX Profile ini, karena Creative menggunakan prosesor SB-Axx1 yang terintegrasi di dalam speaker, SBX Profile yang sudah diatur akan tetap tersimpan dan dijalankan oleh perangkat sekalipun perangkat telah dilepas dari PC ataupun telah didiskoneksikan dari smartphone/tablet yang digunakan untuk mengatur SBX Profile.

Kesimpulan

Sound BlasterAxx SBX20 (53)

Sound BlasterAxx SBX20, speaker dengan bentuk tower ini memang bisa menghadirkan pengalaman baru bagi penggunanya, terutama dalam hal pemanfaatan perangkat ini sebagai sebuah handsfree untuk perangkat smartphone atau tablet dengan dukungan voice call. Perangkat ini memiliki fitur yang mampu meningkatkan kenyamanan penggunanya maupun lawan bicara ketika sedang berkomunikasi dari jarak jauh. Sayangnya, untuk lingkungan dengan suara berisik dengan volume tinggi, fitur Voice Focus dan Noice Cancelling yang dimilikinya masih belum benar-benar bisa mefilter suara-suara tersebut.

Secara umum, kualitas suara dari perangkat ini terbilang baik, terutama untuk musik atau film dengan suara yang tidak terlalu ramai. Namun, untuk musik dan film dengan suara yang ramai, akan terjadi sedikit penurunan kualitas suara. Hal ini bisa dikatakan cukup wajar, mengingat perangkat ini hanya mendapatkan suplai daya dari port USB saja.

Kelebihan:

  • SBX Profile

Kekurangan:

  • Tidak ada adapter daya di paket penjualan

Data Pendukung:

  • Produsen: Creative
  • Nama Produk: Sound BlasterAxx SBX20
  • Info: www.soundblaster.com
  • Distributor: Sarandra
  • Telepon: (021) 6000-300
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…