iPhone 5C Kemahalan, 5S Minim Inovasi

Author
Ozal
Reading time:
September 15, 2013
iphone

Apple mendapat kritikan dari para investor karena menjual iPhone 5C terlalu mahal di pasar negara berkembang sekaligus menjadi pasar smartphone terbesar di dunia, Cina. Hal ini juga mendapat sorotan dari para analis Wall Street.

Analis memandang, perusahaan teknologi paling bernilai di dunia ini, dilansir Reuters, telah melewatkan kesempatan untuk memperkenalkan smartphone low-end guna meningkatkan penjualan di Asia. Itu merupakan kawasan di mana Samsung dan Huawei memimpin di segmen ini.

iPhone plastik 5C diluncurkan pada Selasa lalu dengan harga non-kontrak operator seluler sekitar 4.488 yuan (US$ 730) di Cina. Harga tersebut melebih rata-rata pendapatan bulanan perkotaan di Cina dan dua kali lipat dari harga smartphone midle-end yang ditawarkan Samsunng dan vendor lainnya. Belum lagi, Apple mesti bersaing dengan ponsel murah keluaran vendor lokal, seperti Xiaomi yang menawarkan harga di kisaran US$ 100.

“Investor menolak patokan harga Apple yang tidak cukup murah untuk menarik pasar baru. Harga itu tidak memiliki kisaran yang sama dalam persaingan Apple,” kata Mark Luschini, kepala strategi investasi di Janney Montgomert Scott, Philadelphia yang mengelola aset sekitar US$ 58 miliar, dilansir Reuters.

Selain itu, Wall Street juga kecewa dengan iPhone 5S dan meicu kekhawatiran, perangkat tersebut masih minim inovasi. Walau memiliki sensor pemindai sidik jari, namun analis mengatakan, iPhone 5S tidak mungkin bisa menang di persaingan smartphone high-end.

“Tidak ada perubahan besar. Memiliki pemindai sidik jari dan warna baru, namun fitur yang lebih besar seperti ukuran layar yang berbeda, tampaknya tidak berada dalam kesiapan. Ini merupakan kekurangan dari yang diharapkan dari sebuah perusahan yang memiliki reputasi mengejutkan pasar dengan produk pembunuh atau strategis,” kata Luschini.

Menurut perkiraan IHS iSuppli, iPhone 5C memiliki biaya komponen sekitar US$ 165, sementara iPhone 5S sebesar US$ 199, serta pesaingnya, Samsung Galaxy S4 berbiaya komponen sekitar US$ 236. iSuppli melihat, masih ada ruang bila Apple ingin menurunkan harga dua perangkat terbarunya itu.

Bagi Apple, pasar Cina memiliki prospek pertumbuhan yang cukup penting sebagai pasar terbesarnya setelah Amerika Serikat. Apple berada di posisi ketujuh pada kuartal kedua ini di Cina dengan perolehan pangsa pasar sekitar lima persen. Pangsa pasar mereka, tidak hanya direbut oleh Samsung, melainkan juga oleh Lenovo dan ZTE.

“Kami khawatir, ketidakmampuan atau keengganan Apple menawarkan perangkat murah untuk pasar negara berkembang, hampir memastikan bahwa perusahaaan akan terus menjadi pecundang dalam pangsa pasar secara keseluruhan di pasar smartphone,” kata analis Sandford C. Bernstein.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…