Review Buffalo LinkStation 420 2 TB: NAS Mungil yang Mudah Digunakan

Reading time:
September 14, 2013

Penggunaan Sebagai NAS

Buffalo LinkStation 420 - Screenshot (10)
NAS Navigator akan membantu Anda untuk terhubung dengan cepat ke NAS Buffalo.

LinkStation 420, seperti kebanyakan NAS yang ada di pasaran, dapat dengan mudah dipasang sebagai media penyimpanan di jaringan lokal. Pengguna hanya perlu menghubungkan perangkat tersebut dengan kabel Ethernet ke switch atau router di jaringan dan menyalakan perangkat tersebut. Perangakat akan secara otomatis menyesuaikan konfigurasi alamat IP, subnet mask, dan gateway sesuai dengan yang dipublikasikan oleh DHCP server di jaringan lokal. Setelah perangkat siap, pengguna bisa memanfaatkan aplikasi Buffalo NAS Navigator untuk menemukan perangkat tersebut di jaringan lokal.

Buffalo LinkStation 420 - Screenshot (3)
Penggunaan 2 hard disk membuat NAS ini bisa mengakomodasi berbagai konfigurasi hard disk.

NAS ini mampu mengakomodasi dua buah hard disk 3.5″ dan menjalankannya dalam konfigurasi standar, RAID 0, dan RAID 1 sesuai dengan keinginan pengguna. Konfigurasi tersebut bisa diatur dengan mudah melalui tool manajemen berbasis web yang tersedia. Selain konfigurasi hard disk tersebut, pengguna juga bisa mengatur shared folder dan berbagai hal lain melalui tool tersebut.

Untuk kebutuhan standar, penggunaan mode sederhana ini cukup untuk mengatur berbagai parameter penggunaan NAS.
Untuk kebutuhan standar, penggunaan mode sederhana ini cukup untuk mengatur berbagai parameter penggunaan NAS.

Secara umum, tool konfigurasi berbasis web tersebut cukup mudah digunakan, terutama karena terdapat mode konfigurasi sederhana yang membuat pengaturan berbagai parameter operasional perangkat ini dengan mudah. Beberapa pengaturan dasar dapat langsung diakses melalui mode konfigurasi sederhana tersebut. Namun, untuk pengguna yang menginginkan akses ke lebih banyak fungsi NAS, pengguna tersebut bisa mengakses “Advanced Mode”.

Fitur Tambahan

Buffalo LinkStation 420 - Screenshot (2)

Tentunya, Buffalo menyertakan berbagai fitur tambahan lain untuk membuat perangkat mereka ini semakin menarik. Salah satu fitur yang menjadi andalan adalah klien Bit Torrent yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil file melalui jalur torrent langsung. Klien Bit Torrent ini tentu saja membuat pengguna tidak perlu menggunakan PC-nya secara terus-menerus ketika sedang mengambil file melalui jalur Torrent.

Buffalo LinkStation 420 - Screenshot (8)

Selain Bit Torrent tersebut, pengguna bisa memanfaatkan NAS ini sebagai media server DLNA dan juga iTunes. Kedua fitur tersebut membuat NAS ini memiliki fungsi lebih di dalam jaringan karena penggunanya bisa menyimpan file-file multimedia di perangkat ini dan mengaksesnya dari perangkat-perangkat lain di dalam jaringan.

Buffalo LinkStation 420 - Screenshot (7)

LinkStation 420 juga dapat berfungsi sebagai USB Server dan print server dengan memanfaatkan port USB yang ada di bagian belakang perangkat. Dengan adanya fitur tersebut, pengguna bisa mengakses sebuah perangkat berbasis koneksi USB dari jarak jauh dalam jaringan lokal. Terakhir, Buffalo juga menyertakan fitur Web Access dalam perangkat ini yang membuatnya bisa berfungsi layaknya sebuah cloud storage untuk file-file penggunanya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

March 30, 2026 - 0

Coba Langsung Pokémon Mezastar, Arcade dengan Sistem Koleksi yang Bikin Ketagihan

Kami mencoba memainkan langsung game arcade kolektibel Pokémon Mezastar, yang…
March 30, 2026 - 0

Game Arcade Pokémon Mezastar Galaxy Series Segera Hadir, Bawa Gigantamax

Game arcade Pokémon Mezastar akan hadirkan update baru bertajuk Galaxy…
March 27, 2026 - 0

Microsoft Tampilkan Jajaran Game 3rd Party Via Xbox Partner Preview Maret 2026

Microsoft gelar Xbox Partner Preview pada Maret 2026 ini, guna…
March 27, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Akan Kurangi Produksi Console Switch 2

Akibat performa penjualan yang tidak mencapai target di AS, Nintendo…