Samsung Berharap Bisnis TV Cepat Pulih

Author
Ozal
Reading time:
September 11, 2013
Models pose with Samsung Electronics' Ultra HD LCD televisions during World IT show 2013 at the Coex convention centre in Seoul

Raksasa produsen TV asal Korea Selatan Samsung mengharapkan adanya pemulihan bisnis di pasar TV pada semester kedua tahun ini. Mereka melihat, ekonomi Amerika Serikat sebagai salah satu pangsa pasar terbesar TV Samsung sudah mulai membaik. Pihaknya semakin optimis setelah meluncurkan beberapa produk TV terbaru.

“Semester pertama tahun ini cukup berat untuk pasar televisi. Sekarang, ekonomi AS telah pulih. Kami melihat bahwa semester kedua cukup positif atau akan sembuh,. Kami akan memiliki teknologi baru yang masuk ke pasar, seperti TV UHD (Ultra High Definition)” ungkap Kim Hyun-suk. kepala bisnis TV Samsung, dilansir Reuters.

Saat ini, pihaknya juga telah menurunkan harga TV LCD hingga 15 persen tiap tahunnya. Kim mengatakan, kini fokus Samsung ada di segmen premium dengan menawarkan model TV dan harga yang lebih kompetitif. Ada dua pemain Asia yang menjadi lawan terberat Samsung dalam bisnis TV premium, yakni LG dan Sony.

samsung 2 (2)

Samsung sendiri merasakan betul tekanan dari produsen TV LCD terbear kelima di dunia asal Cina, TCL Corp. Permintaan global akan TV LCD tumbuh hingga 3,7 persen pada kuartal kedua ini. Pertumbuhan disokong pasar Cina dengan kenaikan sebesar 29 persen. Dalam hal ini, TCL bisa dikatakan menjadi pemain terbesar di negara berpenduduk terpadat di dunia itu.

Periset pasar teknologi, Daiwa Capital Market memperkirakan, penjualan TV UHD akan mencapai satu juta unit pada akhir tahun nanti atau hanya 0,5 persen dari permintaan keseluruhan TV LCD. Pihaknya berharap, TV UHD mampu meningkatkan penjualan hingga lima persen dari permintaan TV LCD selama tiga hingga empat tahun mendatang.

Samsung juga sudah mempertaruhkan masa depan perusahaan di unit layar OLED (organic light emitting diode). Pasalnya mereka melihat, teknologi layar itu telah meningkatkan pangsa pasar smartphone-nya sekaligus pendapatan Samsung. Kendati demikian, layar OLED yang ditanamkan ke televisi belum menunjukkan penjualan yang baik. Bahkan Juni lalu, mereka telah memangkas harga TV OLED layar lengkung hingga US$ 4.000 menjadi sekitar US$ 9.000. Pemotonngan harga juga terjadi berkisar US$ 1.500 hingga US$ 4.000 untuk TV UHD. Ini semua dilakukan Samsung guna memenuhi harapannya tersebut di dalam bisnis TV, khususnya di segmen premium.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…