Bos Facebook Inginkan Akses Internet yang Lebih Murah

Author
Ozal
Reading time:
October 12, 2013

Harga layanan data saat ini masih terbilang mahal, khususnya untuk pengguna Internet yang berada di negara-negara berkembang, seperti negara kita ini, Indonesia. Ironisnya, meski ada paket harga yang lebih murah, pengguna pun dipaksa untuk menikmati kecepatan Internet yang sangat rendah. Hal inilah yang menggugah bos Facebook, Mark Zuckerberg, untuk menyerukan akses Internet yang lebih murah melalui program amalnya yang bernama Internet.org.

internet

 

“Rencana kami ialah membuat layanan Internet dapat hadir dengan lebih terjangkau sehingga tiap orang dengan ponselnya bisa bergabung dengan ekonomi berbasis pengetahuan. Agar ini menjadi layak secara ekonomi, kita perlu membuat Internet 100 kali lebih terjangkau,” ujar Zuckerberg menjelaskan dalam sebuah video.

Dia menjelaskan, ada beberapa metode yang dapat diterapkan oleh perusahaan IT yang menjadi mitranya seperti Ericsson, Nokia, Opera, dan Samsung untuk menghadirkan hal tersebut. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperluas jangkauan antena dan relay, membangun infrastruktur yang mampu menjangkau daerah terpencil dengan biaya lebih efisien, perbanyak jumlah menara pemancar sinyal atau BTS, dan harga hardware smartphone mesti diturunkan. Sementara untuk data, aplikasi yang membutuhkan koneksi Internet harus lebih efisien, seperti memiliki cache data dan ada kompresi sehingga tidak boros kuota paket Internet.

Menurut pria kelahiran 14 Mei 1984 ini, biaya Internet bisa menurun hingga 10 kali dan dikombinasikan dengan pengurangan jumlah data yang mesti dikirim hingga 10 kali, hasilnya akan terjadi pengingkatan hingga 100 kali lipat dalam hal ketersediaan dan akses. Selain itu, pihaknya juga berniat untuk membuat lima miliar penduduk di seluruh dunia agar dapat mengakses Intenet dengan mudah dan murah. “Jika kita bisa mendapatkan titik di mana semua orang di seluruh dunia memiliki akses melalui peralatan yang sama, maka semua orang akan dapat manfaat dari inovasi dan ide dan kerja keras dari miliaran orang di seluruh dunia.” imbuhnya.

Sumber: CNET

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…