BRTI: Pengenaan Tarif Data Per KB Picu Billing Shock

Author
Ozal
Reading time:
October 1, 2013
billing shock

Pemerintah melalui Badan Regulasi Telekomunikasi (BRTI) meminta sejumlah direktur utama operator seluler di Indonesia agar tidak menetapkan tarif penggunaan internet berdasarkan per kilo byte (KB). Pihaknya memandang, sistem tarif tersebut bakal memicu terjadinya tagihan pemakaian yang tidak wajar bagi pengguna berlangganan atau “billing shock”.

BRTI juga meminta operator telekomunikasi jaringan yang bergerak di bidang seluler dan fixed wireless access (FWA) agar meninjau ulang sistem tarif data mereka yang dirasa kemahalan. Guna menanggapi serius masalah ini, BRTI pun langsung mengirim surat edaran kepada seluruh penyelenggara layanan telekomunikasi di tanah air.

“BRTI juga meminta operator mempertimbangkan untuk mengubah layanan Internet dari normally active menjadi activated by user yang disertai dengan pemberitahuan tentang skema tarif yang akan diberlakukan,” ujar Muhammda Budi Setiawan, wakil ketua BRTI dalam sebuah siaran pers dilansir website Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kominfo).

Mereka juga meminta operator telekomunikasi memberikan pemberitahuan pemakaian data pelanggannya dalam rangka membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Seringkali, bila pelanggannya tidak memintanya langsung melalui layanan sms, operator seluler jarang bahkan hampir tak pernah memberi tahu jumlah pemakaian paket datanya. Sehingga, pengguna tanpa sadar paketnya sudah habis dan malah menggunakan tarif standar internet per KB yang biasanya lebih mahal. “Ini demi menghindari kerugian konsumen,” kata Komisioner BRTI Nonot Harsono.

Bahkan menurut Nonot, pengenaan tarif berdasar per KB dan memicu terjadinya billing shock ini karena kesalahan operator yang tidak memberikan informasi yang jelas mengenai penggunaan internet pelanggannya. “Kami hanya mengingatkan, Undang-Undang Perlindungan Konsumen sebenarnya sudah jelas sekali. Itu harus diperhatikan oleh operator,” ujarnya.

Dia juga menyarankan agar operator mulai dapat memilih dan menerapkan tarif berdasarkan layanan yang ada. Menurutnya, saat ini orang menggunakan internet untuk berbagai tujuan, seperti sekedar buka email, sosial media, pesan instan, browsing, streaming, dan sebagainya.

Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran mengenai kewajiban operator untuk memberikan kompensasi kepada pengguna berlangganan bila koneksi jaringan terputus. Surat tersebut ditujukan kepada penyedia pengelenggara layanan messaging berlanganan, dalam hal ini BlackBerry. Kendati demikian, surat edaran juga berlaku untuk semua pelaku industri telekomunikasi seluler.

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 9, 2026 - 0

Xbox Generasi Berikutnya Dikabarkan Belum Pasti Rilis Pada 2027

Meski telah pasti akan membangun console generasi berikutnya untuk Xbox,…
February 9, 2026 - 0

Helldivers 2 Kembali Dikunjungi Musuh Lamanya, Cyborg Legion

Musuh lama dari seri pertama, Cyborg Legion, kembali hadir di…
February 9, 2026 - 0

ARC Raiders Tegaskan Tolak Berikan Skin ala Fortnite

Embark Studios pastikan ARC Raiders tak akan hadirkan skin crossover…
February 9, 2026 - 0

PlayStation Siapkan State of Play Februari 2026, Berdurasi Sekitar 1 Jam

PlayStation kembali siapkan showcase game terbaru untuk PS5 di State…