Ilmuwan Cina Berhasil Uji Coba Li-Fi, Pengganti Wi-FI

Author
Ozal
Reading time:
October 27, 2013
Li-Fi

Sekelompok ilmuwan di Cina telah membuat kemajuan dengan bereksperimen menciptakan bola lampu LED yang dapat memancarkan jaringan Internet layaknya Wi-Fi. Peneliti dari Universitas Fudan di Shanghai, Cina, menyebut teknologi ini sebagai Li-Fi.

Bukan dari frekuensi gelombang radio seperti di Wi-Fi, melainkan cahaya. Peneliti tersebut berhasil mengujikan empat perangkat yang berada di dekat bola lampu Li-Fi untuk bisa tersambung Internet. Pihaknya pun mengklaim perangkat Li-Fi ini telah ditanami microchip khusus yang dapat mengirim koneksi data hingga 150 Mbps atau jauh lebih cepat ketimbang kecepatan rata-rata broadband di Cina.

Chi Nan, seorang profesor TI di Universitas Fudan yang menjadi bagian dari kelompok penelitian ini menjelaskan, peralatan transmisi sinyal nirkabel saat ini jauh lebih mahal dan tingkat efisiensinya masih rendah. Sementara Li-Fi mampu memancarkan sinyal nirkbael lebih baik dan energi yang dikonsumsinya juga jauh lebih sedikit ketimbang teknologi sebelumnya.

“Dibandingkan dengan BTS (menara pemancar sinyal0), banyak bola lampu yang dapat digunakan secara praktis dan tak terbatas. Terlebih, orang Cina pun mulai begitu cepat menggantikan lampu pijar kuno dengan bola lampu LED. Di mana pun ada bola lampu LED, maka di situ ada Internet, dilansir kantor berita Xinhua.

Meski demikian prefesor Chi Nan menegaskan, masih ada jalan yang cukup panjang membuat Li-Fi sukses secara komersil. Menurutnya, pengembangan teknologi utamanya masih dalam tahap percobaan, seperti kontrol komunikasi cahaya, desain microchip, dan manufaktur lainnya.

Salah satu kelemahannya ialah, lanjutnya, “jika sinar lampu ditutupi, maka sinyalpun akan terputus,”. Namun di satu sisi, Li-Fi bisa lebih aman dari Wi-Fi karena cahaya tak dapat menembus permukaan padat, seperti dinding. Sehingga, tidak seperti Wi-Fi, resiko penyadapan atau peretasan melalui sinyal Wi-Fi dapat diminimalisir.

Sekedar informasi, istilah Li-Fi atau diperpanjang “light-fidelity” sendiri pertama kali diciptakan pada 2011 silam oleh Harald Haas, seorang profesor teknik dari Universitas Edinburgh, Inggris. Teknologi ini memanfaatkan sinar lampu LED yang sudah diprogram khusus untuk bisa mengirimkan data.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 18, 2026 - 0

Steam Deck Terancam Kehabisan Stock Akibat Kelangkaan Memory

Akibat krisis kelangkaan memory yang melanda pasar global, Steam Deck…
February 18, 2026 - 0

Update Assassin’s Creed Shadows Tambahkan Fitur Baru: Melompat Manual

Setelah sekian lama, Ubisoft akhirnya kabulkan permintaan pemain Assassin's Creed…
February 18, 2026 - 0

Call of Duty Warzone Mobile Akan Hentikan Layanan Servernya

Activision resmi akan matikan server dari Call of Duty Warzone…
February 18, 2026 - 0

Mewgenics Gantikan Hades II Sebagai Roguelike Dengan Pemain Terbanyak

Mewgenics kembali buktikan kesuksesannya di Steam, dengan kalahkan Hades II…