Pemerintah: Kita Kekurangan 2 Juta Pekerja TIK

Author
Ozal
Reading time:
October 13, 2013
TIK

Peluang kerja di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia memang begitu menjanjikan. Ini terjadi seiring dengan perkembangan TIK di tanah air yang terus tumbuh dan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih banyak lagi. Akan tetapi, jumlah SDM TIK yang ada, ternyata masih belum memenuhi permintaan industri yang bergerak di bidang itu.

Hal ini diakui oleh pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Kepala Badan Litbang SDM Kominfo, Aizirman Djusan mengatakan, untuk memenuhi migrasi penggunaan broadband masyarakat hingga 2015 mendatang, dibutuhkan sekitar enam juta tenaga kerja di bidang TIK. Sayangnya, lanjut Aizirman, ketersediaan tenaga kerja di bidang ini baru mencapai empat juta orang. Ini berarti, industri telekomunikasi dan sejenisnya di tanah air masih membutuhkan sekitar dua juta tenaga kerja di bidang TIK.

“Untuk itu kita masih kekurangan tenaga kerja bidang TIK sekitar 2 juta orang. Hal ini merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan bagi tenaga kerja TIK Indonesia,” kata Aizirman, dilansir dari laman situs berita Kominfo.

Ia menjelaskan, sebagai peluang karena ini bisa menjadi kesempatan terbuka bagi tenaga kerja TIK untuk mengisi kekurangan dua juta orang tersebut. Sementara sebagai tantangan, karena pada tahun yang sama, yakni 2015, Indonesia mulai memasuki ASEAN Economy Community (AEC). Hal itu akan membawa konsekuensi berupa pasar barang dan tenaga kerja bebas di wilayah ASEAN. “Oleh karena itu, tenaga kerja TIK Indonesia perlu menyiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan tersebut,” imbuhnya.

Maka dari itu, guna mempersiapkan tenaga kerja TIK yang dapat berkompetensi seiring dibukanya AEC 2015, pihaknya berencana untuk memfasiitasi penyususunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNII). Akhir tahun nanti, Ia menargetkan, ada empat SKKNI yang sudah tersusun, yakni SKNII di bidang Kahlian ICT (TIK) Project Manajement, perposan (pos), penyiaran, dan telekomunikasi.

Berbicara soal gaji pekerja TIK di Indonesia sendiri, dilansir beberapa situs perbandingan gaji di Indonesia, umumya bagi mereka yang belum berpengalaman (fresh graduate), mendapat gaji per bulan berkisar antara 2,6 juta hingga Rp 4,2 juta. Itu tegantung dari jenis pekerjaan yang mereka tangani. Fresh graduate yang bekerja di bidang ahli jaringan dan perangkat keras, biasanya paling tinggi dibanding jenis pekerjaan IT lainnya, yakni mendapat gaji maksimal hingga 4,2 juta.

Apakah Anda tertarik?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…