Review Radeon R9 290X: VGA AMD R9 Terbaik dan Terkencang

Reading time:
October 24, 2013

Graphics Card

amd r9 290x card 01

Radeon R9 290X telah mengusung desain terbaru untuk cover heatsink dengan tetap mempertahankan kipas blower pada sisi ekor graphics card. Graphics card ini memiliki ukuran fisik sebesar 267 x 111 x 38 mm. Desain atau ketebalan dua slot membuat graphics card ini tidak memakan banyak tempat di dalam casing komputer dan memudahkan konfigurasi multi-GPU.

amd r9 290x cast off amd r9 290x cooler uncover

Sistem pendingin reference Radeon R9 290X mengandalkan heatsink tipe vapor chamber. Bagian baseplate heatsink terbuat dari bahan tembaga dan bagian sirip-sirip terbuat dari bahan alumunium. Sistem pendingin Radeon R9 290X juga dilengkapi pelat logam dimana pelat tersebut menutupi sisi atas PCB. Pelat logam tersebut tidak hanya mencegah bengkoknya PCB tetapi juga berfungsi sebagai heatsink untuk komponen chip memori dan juga sejumlah komponen di area VRM graphics card.

amd r9 290x fan with ducting

Sudah menjadi tradisi jika sistem pendingin reference graphics card pada umumnya menggunakan kipas tipe blower. Kipas tersebut menghisap udara dari dalam casing komputer untuk kemudian dihembuskan melewati sirip-sirip heatsink dan diteruskan untuk dibuang keluar melalui ventilasi di sekitar konektor display. Terlihat pada bagian ekor graphics card terdapat tiga saluran udara. Tiga saluran udara tersebut memiliki peran penting sebagai saluran udara tambahan saat lubang udara di atas kipas tertutup bodi graphics card kedua.

amd r9 290x pcb top side amd r9 290x pcb

Penampang atas dan bawah PCB Radeon R9 290X. Chip GPU Hawaii XT dikelilingi 16 buah chip memori GDDR5 dimana ini setiap chip memori memiliki kapasitas sebesar 256 MB. Radeon R9 290X menggunakan desain PWM 5+1 phase power.

amd r9 290x power connector

Asupan daya tambahan Radeon R9 290X didapatkan melalui konektor daya PCIe 8-pin dan 6-pin. Konfigurasi seperti ini memungkinkan graphics card mendapatkan asupan daya hingga sebesar 300 Watt.

amd r9 290x no-crossfire fingers

Radeon R9 290X mengaplikasikan metode Crossfire terbaru dimana tidak diperlukan lagi komponen Crossfire Bridge. Komponen Crossfire Bridge kini digantikan koneksi internal melalui jalur PCI Express.

amd r9 290x bios switch

Tidak jauh dari tempat dulunya berada Crossfire konektor kita dapat menemukan sebuah switch BIOS. Pada saat switch berada di sisi kiri, Radeon R9 290X berjalan pada Quite Mode. Sedangkan saat switch berada pada posisi sebelah kanan, Radeon R9 290X akan berjalan pada Uber Mode.

Quite Mode membuat Radeon R9 290X beroperasi lebih hening dimana putaran kipas graphics card dibatasi pada putaran 40% atau sekitar 2000 rpm, tidak lebih. Untuk Uber Mode, limitasi kecepatan putaran dihilangkan walaupun pada pengujian kami kipas akan berputar pada kisaran 55% atau sekitar 3000 rpm.

amd r9 290x display connector

Konektor display standar pada Radeon R9 290X terdiri dari:

  • 2x Dual-Link DVI-D
  • HDMI
  • Display Port

Adanya dua konektor DVI-D membuat konverter display DVI to D-Sub tidak dapat digunakan. Alhasil untuk menggunakan monitor dengan input D-Sub, tampaknya pengguna perlu mencari konverter display khusus.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…