Samsung & LG Ingin Singkirkan Tren Smartphone Apple
Ketika pertama kali merilis smartphone iPhone yang hampir tak memiliki tombol pada 2007 silam, muncul tren baru, Apple telah berhasil mengakhiri era yang disebut “feature Phone”. Namun kini, dua raksasa asal Korea Selatan, Samsung dan LG ingin mengakhiri era bisnis smartphone Apple yang telah bercokol selama enam tahun ini. Caranya, dengan menciptakan smartphone fleksibel yang dapat ditekuk atau paling tidak, memiliki layar yang lengkung. Keduanya ingin dipandang sebagai pencipta tren baru di pasar smartphone futuristik.
“Memang benar, Apple merupakan inovator. Tapi fase selanjutnya dari inovasi ini sedang didorong oleh Samsung dan LG, sebagai perusahaan yang memproduksi massal tampilan layar dan baterai melengkung dan beberapa perangkat lainnya yang akan digunakan dalam produk futuristik,” kata seorang pejabat di Asosiasi Industri Display Korea, dilansir harian Korea Times.
Pada 9 September lalu, Samsung resmi meluncurkan Galaxy Round, smartphone pertama di dunia dengan layar melengkung. Lalu diikuti LG yang juga demikian dengan konsep lebih berbeda. Dalam beberapa mendatang, pihaknya akan meluncurkan smartphone fleksibel yang dapat ditekuk. LG juga sudah memproduksi massal Baterai fleksibel agar dapat disematkan ke handset berdesain fleksibel.

“Daya saing terletak di bidang manufaktur. Ini jelas merupakan keuntungan yang kita miliki dan (perusahaan) yang lain tak mampu mengejar ketinggalan. Perusahaan teknologi selalu ingin menciptakan pasar baru dengan mengembangkan produk “wow” yang mampu menarik pelanggan,” kata salah seorang pejabat Samsung.

Memang demikian, Apple merupakan perusahaan inovator yang berhasil menciptakan suatu tren baru di pasar handset. Namun, menurut salah seorang pejabat di LG, produk Apple bukanlah apa-apa, bila tanpa didukung pasokan komponen penting dari Samsung dan LG. “Setiap perangkat futuristik Apple yang hadir di pasar, pasti akan menggunakan komponen dari perusahaan Korea,” ujarnya.













