Korban Peretasan Adobe Ternyata Bukan 3 Juta Pelanggan

Author
Ozal
Reading time:
November 2, 2013

Perusahaan perangkat lunak di balik Photoshop dan Acrobat mengakui, korban pelanggaran keamanan yang terjadi pada bulan lalu ternyata jauh lebih besar dari yang pertama kali dilaporkan sebanyak 3 juta pelanggan, seperti diberitakan sebelumnya.

adobe (1)

Adobe mengatakan, peretas telah memperolah data rekening lebih dari 38 juta pelanggannya. Mereka, menurut Adobe, berhasil mencuri bagian dari kode sumber yang digunakan untuk software editing gambar, Photoshop. Terlebih, perangkat lunak itu cukup banyak digunakan oleh fotografer profesional dan desainer grafis. Sebelumnya, Adobe mengatakan, kode sumber yang paling banyak telah dicuri peretas hanya Acrobat, ColdFusion, dan ColdFusion Builder.

Juru bicara Adobe Heather Edell mengatakan, pihaknya menyakini betul, penyerang telah berhasil memperoleh akses ke “banyak ID Adobe yang tidak valid, ID Adobe yang aktif, ID Adobe dengan password terenkrispi yang tidak valid, dan data test account,” imbuhnya, dilansir The Guardian.

Edell juga mengungkapkan, Adobe masih menyelidiki kasus ini untuk menentukan, berapa banyak informasi akun valid dan tidak valid yang telah dibobol. Saat ini, pihaknya juga sedang dalam proses memberitahukan kepada pelanggan yang terkena serangan siber canggih tersebut.

Sementara itu Marcus Carey, seorang ahli serangan siber mengatakan, password terenkripsi pelanggan Adobe yang telah dicuri, dapat dimanfaatkan peretas untuk masuk ke akun lain. Pasalnya, banyak pengguna internet menggunakan password yang sama untuk beberapa akun lainnya.

“Ini merupakan harta karun bagi serangan di masa depan,” kata Carey yang sebelumnya pernah bekerja sebagai peneliti di National Security Agency (NSA) Amerika Serikat dan kini, menjadi penelti independen keamanan digital.

Menyoal kerentanan untuk meretas akun lain, Edell mengatakan, pihaknya tidak mengatahui adanya aktivittas tidak sah tersebut di luar jangkauan Adobe. “Investigasi kami masih berlangsung. Kami memperhitungkan, penyelidikan penuh akan memakan waktu lama untuk diselesaikan,” imbuhnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…