Review Gigabyte R9 280X Windforce 3X OC: Tetap Dingin Pada Performa Maksimal

Reading time:
November 24, 2013

Graphics Card

SONY DSC

Secara fisik, Gigabyte R9 280X ini tampil garang dengan cover heatsink hitam transparan dengan finishing bertipe glossy. Tema hitam pada cover heatsink mengingatkan kami kepada supercar milik salah satu super hero terkenal dari “Warner Bros”, tepatnya batmobile. Secara keseluruhan desain graphics card ini cukup menarik jika dilihat dari sisi manapun sehingga mampu membuat siapapun yang melihat graphics card ini akan tertarik untuk melihatnya lebih dekat. Akan lebih serasi jika warna PCB mengikuti warna cover heatsink walaupun warna biru sudah menjadi identitas khas produk Gigabyte.

Catatan: Gigabyte R9 280X Windforce 3X OC yang kami terima adalah versi 1.0 dimana cover heatsink menggunakan bahan plastik. Pada graphics card serupa dengan versi 2.0, cover heatsink telah diganti dengan bahan logam.

SONY DSC

Untuk melepaskan panas yang dihasilkan oleh chip GPU Tahiti XT2, Gigabyte menggukan sistem pendinginan Windforce Triangle Cool atau sering disebut dengan Windforce 3X. Sistem pendingin tersebut merupakan hasil racikan Gigabyte sendiri dan telah dipatenkan. Windforce 3X ini menggunakan heatsink dengan sirip-sirip yang didesain berbeda sehingga menyerupai segitiga khusus dan dipadukan dengan struktur anti turbulensi. Dua terobosan tersebut diklaim akan meningkatkan efisiensi pelepasan panas secara dramatis dan meminimalisir turbulensi antar kipas. Selain itu, untuk mendinginkan komponen VRM dan chip memori, Gigabyte melengkapi kedua komponen itu dengan heatsink berupa lempengan alumunium agar mempercepat pelepasan panas dari dua komponen tersebut.

Radeon R9 280X tersebut juga telah dilengkapi dengan komponen Ultra Durable VGA khas Gigabyte. Penggunaan komponen tersebut diklaim mampu meningkatkan usia graphics card dengan turunnya  temperatur kerja komponen dan juga membuat penggunaan daya pada graphics card lebih efisien serta mampu meningkatkan kemampuan overclocking dari graphics card tersebut. Berbicara mengenai overclocking, Gigabyte menyediakan sebuah utility bernama OC GURU II untuk menoptimalkan dan meningkatkan kemampuan graphics card.

Untuk menguji performa sistem pendinginan Windforce 3X, kami menjalankan aplikasi Unigine Heaven dan mendapatkan hasil seperti dibawah ini :

Gigabyte R9 280X Winforce OC :

  • Full-load : 66 °C (fan speed: Auto @50%)
  • Idle : 36 °C (fan speed: Auto @25%)
SONY DSC

Walaupun graphics card ini hadir dalam versi pre-overclocked, Gigabyte tetap mempertahankan penggunaan konektor daya 8-pin + 6-pin untuk mensuplai daya bagi graphics card ini.

SONY DSC

Gigabyte juga melengkapi graphics card ini dengan sepasang konektor Crossfire yang akan memberikan kesempatan bagi pengguna, untuk melipatgandakan kemampuan graphics card hingga dengan menambahkan maksimum empat buah graphics card sejenis. Sementara itu, penggunaan konektor PCI Express 3.0 x16 akan menyediakan bandwidth data mencukupi bagi graphics card hingga sebesar 16GBps.

SONY DSC

Gigabyte R9 280X Winforce OC menyediakan konektor display sebagai berikut:

  • 1x DVI-I
  • 2x mini DisplayPort
  • 1x HDMI

Cukup disayangkan Gigabyte tidak mengacu pada konfigurasi reference Radeon R9 280X. Alhasil kemudahan konfigurasi Eyefinity pada Radeon R9 200 menjadi hilang karena monitor ketiga membutuhkan konektor Display Port.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…