Para Perusahaan Teknologi Besar Menuntut Reformasi NSA

Author
Patrick
Reading time:
December 16, 2013
National Intelligence Director John Negroponte past a video screen at National Security Agency at Fort Meade

Delapan perusahaan teknologi terbesar dunia seperti Apple, Google, dan Microsoft, yang notabene adalah kompetitor bagi masing-masing, akhirnya bekerja sama untuk menuntut pemerintah AS mereformasi taktik intelijen mereka. Pada sebuah surat terbuka kepada presiden AS, Barack Obama, dan para anggota kongres, para perusahaan ini mengemukakan bahwa praktek intelijen sekarang ini, yang sempat bocor oleh mantan anggota NSA, Edward Snowden, telah membuat ketidakseimbangan “lebih menyokong pemerintah dan menjauh dari hak-hak individual yang ditulis dalam undang-undang dasar.”

Kumpulan perusahaan teknologi ini menuntut agar pengawasan intelijen hanya dibatasi kepada individu spesifik, dengan data yang didapat dari sumber legal, bukan dari kumpulan data besar. Mereka juga menuntut lebih banyaknya pengawasan dan akuntabilitas, serta transparansi kepada publik agar mereka lebih mengerti lagi ruang lingkup dari program pengawasan terkait.

“Laporan mengenai pengawasan yang dilakukan pemerintah telah menunjukkan perlunya keterbukaan dan batasan yang lebih besar tentang bagaimana cara pemerintah mengumpulkan informasi,” ujar CEO Facebook, Mark Zuckerberg. “Pemerintah AS harus mengambil kesempatan ini untuk memimpin usaha reformasi ini dan membuat perbaikan.”

Peserta dari kelompok ini termasuk di dalamnya AOL, LinkedIn, Twitter, dan Yahoo. Memang banyak dari perusahaan-perusahaan ini telah menuntut reformasi seperti ini lewat pernyataan masing-masing sebelumnya, mereka juga telah memperketat server mereka dengan tambahan enkripsi untuk menjaga diri dari pengawasan yang tidak legal. Namun, lewat asosiasi ini, perluasan dari tuntutan mereka semakin jelas karena datang bersamaan dengan para pemimpin di industri teknologi lainnya.

via Reform Goverment Surveillance

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…